Selasa, 23 Jun 2026 04:52 WIB

Kegiatan Belajar Sudah Dimulai, Sejumlah SMPN di Tulungagung Masih Kekurangan Siswa

Aktivitas hari pertama sekolah di SMPN 1 Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Aktivitas hari pertama sekolah di SMPN 1 Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Meskipun aktivitas kegiatan belajar di sekolah sudah dimulai, namun sejumlah SMP Negeri di Tulungagung masih kekurangan siswa. Mayoritas sekolah tersebut berada di kawasan pinggiran.

Orang tua banyak memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta maupun pondok pesantren. Pihak Dinas Pendidikan setempat akan melakukan evaluasi terkait sekolah yang jumlah siswanya tidak memenuhi pagu tersebut.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Tulungagung, Suprayitno mengatakan, total jumlah SMP Negeri sebanyak 48 sekolah.

Dari jumlah tersebut terdapat beberapa sekolah di kawasan pinggiran yang jumlah siswanya masih kurang. Siswa yang mendaftar di sekolah tersebut masih sedikit.

"Kurang lebih ada sekitar 10 SMP yang jumlah siswanya tidak memenuhi pagu yang ditetapkan," ujarnya, Senin (17/07/2023).

Beberapa faktor menjadi penyebab sekolah tersebut kekurangan siswa. Di antaranya banyak orang tua memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta atau pondok pesantren.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Suprayitno juga menampik anggapan bahwa SMP Negeri kalah bersaing dengan sekolah swasta. Menurutnya, hal itu hanya masalah pilihan orang tua saja.

"Kalau kalah bersaing saya pikir tidak, cuma saat ini orang tua memiliki banyak pilihan untuk sekolah anaknya," tuturnya.

Pihak Dinas Pendidikan sendiri memberi kesempatan bagi sekolah yang jumlah siswanya sedikit untuk membuka pendaftaran hingga bulan Agustus depan. Mereka diperkenankan menerima pendaftaran siswa baru.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Setelah bulan Agustus siswa akan didaftarkan melalui sistem sehingga tidak bisa bertambah lagi.

"Mereka masih kita perbolehkan menerima pendaftaran siswa, terutama sekolah di wilayah pinggiran," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.