Minggu, 21 Jun 2026 22:35 WIB

Menparekraf Sandiaga Sebut Festival Nasional Reog Ponorogo Layak Masuk Agenda Internasional

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menerima cendera mata dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Foto: Kemenparekraf for jatimnow.com))
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menerima cendera mata dari Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Foto: Kemenparekraf for jatimnow.com))

jatimnow.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno kembali melakukan kunjungan kerja (kanker) ke Kabupaten Ponorogo.

Salah agendanya, melihat Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP). Mas Menteri Sandi, sapaan akrab Sandiaga Uno ini terkesima. Bahkan, Mas Menteri Sandi menyebut FNRP layak naik kelas.

Baca Juga: IJMC 2025 Resmi Digelar, Jember Mantapkan Diri Menuju Kota Kreatif Internasional

“Festival Reog ini tidak lagi skala nasional. Tetapi pantas dijadikan festival internasional,” ujar Mas Sandi kepada media, Minggu (16/7/2023) pagi.

Hal itu bukan tanpa sebab. Saat berkunjung ke Ponorogo dan melihat FNRP telah bertemu dengan para peneliti dari luar negeri. Peneliti yang dimaksud adalah dari negara Polandia, Inggris maupun Australia.

“Mereka (peneliti luar negeri) sangat tertarik membawa Reog Ponorogo ini ke mancanegara lebih marak lagi,” kata menteri muda ini.

Baca Juga: Beri Ruang UMKM, 12 Event Meriahkan Akhir Tahun di Jember

Dia berandai-andai, jika ditingkatkan tahun depan, maka diyakini akan ada peserta FNRP dari luar negeri. Sehingga event FNRP tidak sekedar masuk Kharisma Event Nusantara (KEN)

“Event ini berganti bukan hanya top ten tapi juga menjadi event luar negeri yang kita (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) proyeksikan,” terangnya.

Menurutnya, event FNRP dalam rangkaian Grebeg Suro ini banyak sekali dampaknya dari lapangan kerja. Contohnya adalah perias, penarik, pemusik sampai MC.

Baca Juga: Wawali Ajak Generasi Muda Realisasikan Ide di Hari Jadi Kota Madiun

“Mereka yang memproduksi kostum, pedagang kaki lima, pelaku UMKM dan souvenir semua terbuka. Semua mendapatkan dampak positif,” pungkasnya.

Untuk sekedar diketahui, FNRP masuk dalam Top Ten Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023. Sandiaga Uno sendiri telah berkunjung dua kali untuk melihat FNRP. Pertama pada FNRP 2022 dan kedua saat ini, FNRP 2023.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.