Kamis, 18 Jun 2026 23:07 WIB

8 Jemaah Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia, Keluarga Dapat Asuransi

Jemaah Haji Tulungagung saat diberangkatkan. (Foto : Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Jemaah Haji Tulungagung saat diberangkatkan. (Foto : Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 8 jemaah haji asal Kabupaten Tulungagung meninggal dunia di tanah suci. Selain faktor usia, cuaca ekstrem yang terjadi selama pelaksanaan ibadah haji diduga menjadi penyebabnya.

Jemaah Haji asal Tulungagung ini dijadwalkan pulang mulai 18 Juli mendatang. Kedatangan jemaah ini sesuai dengan kloter pemberangkatan.

Baca Juga: Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya Langsung Pulang

Kasi PHU Kemenag Kabupaten Tulungagung, Suryani mengatakan, total terdapat 1.194 jamaah haji asal Tulungagung yang menunaikan ibadah tahun ini. Tidak semua jemaah berangkat bersama-sama.

Beberapa jemaah harus berangkat dengan kloter dari daerah lain. Hal ini yang membuat jadwal kedatangan jemaah di Tulungagung tidak sama.

"Rencana kedatangan jemaah ada 4 gelombang, ada yang tanggal 18 dan 19 Juli ada juga yang 1 dan 3 Agustus, " ujarnya, Jumat (14/07/2023).

Hingga saat ini terdapat 8 jemaah yang meninggal dunia. Mereka terdiri dari 7 jemaah perempuan dan 1 jemaah laki-laki. Satu jemaah meninggal di rumah sakit dan sisanya di hotel tempat menginap. Jumlah jamaah haji yang meninggal ini lebih banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Berangkatkan Jemaah Haji, Plt Bupati Tulungagung Menitip Doa

Suryani memprediksikan, kondisi ini dipengaruhi oleh faktor usia mengingat sebagian besar jamaah haji adalah lansia, selain itu cuaca ekstrim yang terjadi di tanah suci juga menjadi penyebabnya.

"Karena kemungkinan sudah lansia dan cuacanya memang ekstrim, total se Jawa Timur itu ada ratusan," tuturnya.

Bagi ahli waris jamaah haji yang meninggal ini bisa mengurus asuransi kematian yang nilainya mencapai RP 55 juta. Asuransi ini bisa diproses oleh ahli warisnya, setelah mengumpulkan syarat berkas yang nantinya akan disampaikan.

Baca Juga: Imigrasi Surabaya Gagalkan 18 Calon Haji Ilegal Modus Liburan

"Nilainya mencapai Rp 55 juta nanti bisa diurus oleh ahli warisnya," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.