Senin, 15 Jun 2026 01:33 WIB

Mengukur Model Kampanye dan Pengaruh Tokoh Parpol yang Diminati Warga Surabaya

Rilis survei SSC (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Rilis survei SSC (foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hasil riset yang dilakukan Surabaya Survey Center (SSC) pada Kamis (13/7/2023) menunjukkan bahwa bakti sosial dan pasar murah adalah model kampanye outdoor yang paling disukai oleh warga Surabaya.

Peneliti Senior SSC, Surokim Abdussalam mengungkapkan dari segi model kampanye outdoor sebanyak 44,4% menjadikan Bakti Sosial/Pasar Murah sebagai kampanye yang paling disukai.

Baca Juga: Ustadz Kondang Pasuruan Diduga Terlibat Skandal Nikah Terselubung

"Diikuti Pengajian sebanyak 9,5%, Pertunjukan Musik 7,4%, Pengobatan Gratis 7,1%, Ngopi Bareng 6,6%, Jalan Sehat 6,3%. "Kampanye lainnya seperti Lomba atau Pertandingan Olah Raga 4,6%, Mancing Bareng 3,8%, Senam 3,1%, Sepeda Santai 1,8%, Ziarah Wali 1,7%, kemudian Pagelaran Wayang 1,1%, serta lomba/festival seni dan Lomba Burung masing-masing 1%, dan 0,8%. Serta yang menyatakan tidak tahu/tidak menjawab 0,8%," kata Surokim, dalam rilis surveinya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor III Universitas Trunojoyo Madura ini menguraikan, atribut atau alat peraga kampanye yang paling disukai warga adalah Kaos, sebanyak 32,9%, kemudian Payung 13,3%, jam Dinding 12,3%, Kalender 11,7%, Mug atau Cangkir sebanyak 10,3%.

"Atribut lainnya, responden menyebutkan ada Alat Sekolah sebanyak 5,2%, Asbak 4%, Topi 3,7%, Korek 3,3%, dan gantungan kunci 1,8% serta sebanyak 1,5% menyatakan tidak tahu/tidak menjawab," jelas dia.

Baca Juga: Reformasi Demokrasi Elektoral Indonesia, Antara Idealitas dan Tantangan Realitas

Namun, dari sisi pemilihan parpol, warga Surabaya cenderung memiliki pilihan sendiri. Diikuti tokoh politik dan tokoh agama yang dipandang.

"Baru posisi berikutnya Tokoh Politik sebanyak 31,3%, diikuti Tokoh Agama 12,4%, sementara Tokoh Terpelajar 11,3%, Tokoh Lingkungan dalam hal ini RT/RW 3,9%, Tokoh Bisnis 2,3%, Kepala Desa atau Perangkat Desa 1,9%, Tokoh Pemuda 1,3%, serta Tokoh Adat 0,2%, sisanya yang memilih tidak menjawab atau tidak tahu 1%," katanya.

Terlepas dari masyarakat Surabaya yang telah memiliki ideologi yang kuat dalam memilih Parpol.

Baca Juga: PKS Jatim Dinilai Partai dengan Kaderisasi Politik Terbaik

"Namun yang perlu jadi perhatian, Tokoh Politik mampu juga membayangi pertimbangan masyarakat dalam memilih Parpol, ini menjadi peluang bagi para Tokoh Politik," pungkasnya.

 

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.