Kamis, 18 Jun 2026 06:05 WIB

Politisi Golkar Soroti Wali Kota dan Sekda Probolinggo Absen Sidang Paripurna

Suasana sidang rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo. (Foto: Mahfud Hifdayatullah/jatimnow.com)
Suasana sidang rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo. (Foto: Mahfud Hifdayatullah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sidang rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo soal Laporan Pertanggunjawaban Pelakasanaan (LPP) APBD 2022 yang dilaksanakan pada Selasa (11/7/2023) sore kemarin, menuai kriti pedas dari anggota dewan setempat.

Interupsi anggota dewan tersebut ditujukan atas ketidakhadiran Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin dan Sekda Ninik Ira Wibawati dalam rapat paripurna tersebut.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Kami menanyakan atas ketidakhadiran saudara Wali Kota dan juga Ibu Sekda," kata Muchlas Kurniwan dalam paripurna itu.

Politisi Partai Golkar tersebut menyayangkan atas sikap keduanya tidak hadir dalam rapat tertinggi DPRD. Apalagi sidang ini merupakan laporan penyampaian nota keuangan LPP APBD 2022 Kota Probolinggo.

"Bolehlah Wali Kota Probolinggo tidak datang karena alasan mengantarkan keluarganya ke RS Dharmo Surabaya. Tetapi Sekda sebagai selaku TAPD kok juga ikut absen hadir juga," tegasnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Muchlas juga menegaskan, dalam surat ketidakhadiran dalam rapat paripurna DPRD di dalamnya juga mencantumkan Sekda tidak bisa hadir karen menghadiri acara Penghargaan Pembinaan Koperasi Andalan oleh Dewan Koperasi Indonesia di Jakarta.

"Padahal pelaksanaan rapat paripurna DPRD sebelumnya sudah terjadwal dan dibahas dalam Banmus dewan. Kenapa Bu Sekda memilih datang ke Jakarta padahal itu bisa diwakilkan ke asisten atau yang lain. Malah yang datang ke Paripurna justru diwakili asisten," keluhnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Sementara itu, pimpinan Sidang Paripurna Haris Nasution menegaskan, ketidakhadiran Wali Kota dan Sekda bukan tanpa alasan namun mereka sudah bersurat.

"Wali Kota karena mengantarkan keluarga yang sakit ke Surabaya dan Bu Sekda dinas luar kota acara ke Jakarta," ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.