Senin, 22 Jun 2026 05:03 WIB

Kisah Pilu Mempelai di Kediri Akad Nikah Depan Jenazah Ayahnya yang Bunuh Diri

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 11 Jul 2023 14:35 WIB
Olah TKP gantung diri Sukijan di Semen Kediri. (Foto : Polsek Semen/jatimnow.com)
Olah TKP gantung diri Sukijan di Semen Kediri. (Foto : Polsek Semen/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kisah pilu dialami mempelai di Kediri. Sang ayah bunuh diri jelang hari pernikahan. Mereka pun melangsungkan akad di depan jenazah.

Kisah pilu tersebut terjadi di Desa Pagung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Pasangan yang menikah adalah Rara Devita Sari (17) dan Frendi Firdaus (20).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Ayahnya Sukijan (51) tewas gantung diri sehari menjelang rencana pernikahannya, pada Rabu (12/7/2023). Tenda pernikahan di rumahnya sudah terpasang, pesta siap digelar.

Namun ia terpaksa mengajukan pernikahannya hari ini tepat di depan jenazah ayahnya sebelum dimakamkan. Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri kerabat, tetangga dan para pelayat.

“Harusnya pernikahannya besok, tapi karena ada peristiwa ini, maju dan akad di depan jenazah ayahnya,” kata Kapolsek Semen, AKP Ni Ketut Suwarningsih saat dikonfirmasi jatimnow.com, Selasa (11/7/2023).

Kata Ni Ketut, aksi gantung diri Sukijan ini pertama kali diketahui oleh anaknya yang masih berusia sekitar 9 tahun, pada Selasa (11/7/2023) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Dia kemudian menyampaikan ke kakaknya.

Keluarga kemudian meminta pertolongan ke tetangga dan langsung menurunkan korban yang sudah dalam posisi tergantung menggunakan kain sarung warna hijau. Setelah berhasil diturunkan korban ditidurkan di atas tempat tidur dengan kondisi lemas dan akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Bripka Kadek. Kita langsung mendatangi TKP, menghubungi SPKT Polres Kediri Kota, Unit Identifikasi dan tim kesehatan desa," terang Ni Ketut.

Pihak kepolisian memastikan Sukijan tewas murni bunuh diri dengan beberapa tanda umum. Tidak ditemukan adanya tanda aniaya pada tubuh korban.

Almarhum Sukijan sebelumnya bekerja sebagai buruh bangunan di Kalimantan sejak dua bulan lalu. Ia baru Pulang ke rumah sekitar satu bulan karena ada hajatan pernikahan anaknya.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Korban sebelumnya mempunyai utang yang banyak untuk melangsungkan pernikahan anaknya. Istri korban meminta hajatannya dimeriahkan. Ini yang diduga menjadi alasan Sukijan nekat mengakhiri hidupnya.

“Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi dan sanggup membuat surat pernyataan,” tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.