Senin, 15 Jun 2026 01:12 WIB

Kronologis Pembunuhan di Tampora Situbondo, Korban Dicekoki Miras

  • Penulis :
  • | Sabtu, 08 Jul 2023 17:26 WIB
Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto. (Foto: Humas Polres Situbondo)
Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto. (Foto: Humas Polres Situbondo)

jatimnow.com - Satreskrim Polres mengungkap kasus pembunuhan terkait penemuan mayat di hutan pantai wisata Tamporan Banyuglugur Situbondo pada tanggal 27 Juni 2023 lalu berhasil diungkap. Polisi pun membeber kronologisnya.

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Dhedi Ardi Putra menerangkan bahwa kejadian tersebut berawal pada tanggal 23 Juni 2023.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Para tersangka MIM (26), MHA (23), RDA (19) dan FT (DPO) merencanakan aksinya di rumah BP (25) untuk membunuh dan mengeksekusi korban. Motifnya adalah dendam dan sakit hati.

Kemudian pada malam Minggu setelah isya' tanggal 24 Juni 2023, MIM, MHA, RDA dan FT (DPO) bersama korban minum minuman keras/beralkohol jenis arak di rumah BP.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Lebih lanjut diterangkan, sekitar pukul 21.00 WIB para pelaku mengajak korban jalan-jalan dengan berboncengan menggunakan 2 sepeda motor dalam keadaan mabuk dengan membawa sisa minuman keras.

Sesampainya di Wisata Kawasan Hutan Jati Tampora MIM, MHA, RDA dan FT (DPO) membunuh korban dengan celurit dan pisau. Kemudian mayatnya dibuang sekitar Wisata Kawasan Hutan Jati Tampora.

Baca Juga: Uji Kesiapan Tempur, Kavaleri Marinir Gelar Latihan Amfibi di Situbondo

“Hasil pengakuan para tersangka bahwa kejadian sudah direncanakan sebelumnya, para pelaku sengaja mengajak korban minum minuman keras/beralkohol sebelum melakukan pembunuhan berencana. Para pelaku sudah diamankan di Mapolres Situbondo guna proses penyidikan lebih lanjut,“ terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.