Rabu, 17 Jun 2026 01:08 WIB

Langganan Ajang Bergengsi, Ini Rahasia Kekokohan Stadion GBK Landmark Ikonik Indonesia

  • Penulis :
  • | Selasa, 04 Jul 2023 14:42 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan mahakarya yang dibangun dengan menggunakan Semen Gresik yang telah terbukti kualitas dan ketangguhannya di bidang konstruksi. (Foto: Humas SIG)
Stadion Utama Gelora Bung Karno merupakan mahakarya yang dibangun dengan menggunakan Semen Gresik yang telah terbukti kualitas dan ketangguhannya di bidang konstruksi. (Foto: Humas SIG)

jatimnow.com - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, merupakan salah satu bangunan ikonik kebanggaan Bangsa Indonesia yang menjadi saksi perhelatan sejumlah ajang olahraga bergengsi kelas dunia.

Kandang timnas sepak bola Indonesia yang dinobatkan sebagai Stadion Terfavorit oleh Asian Football Confederation (AFC) dalam voting bertajuk Stadion Termegah di Asia Tenggara pada 2020 ini, juga menjadi lokasi konser musik favorit para musisi internasional.

Baca Juga: SIG Renovasi Bangunan Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’ di Situbondo

Terbaru, SUGBK sukses menggelar FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan tim juara Piala Dunia 2022, Argentina, pada Senin (19/6/2023).

Dalam pertandingan tersebut, tidak hanya penampilan apik Garuda Muda yang mendapat apresiasi dari banyak kalangan, SUGBK dengan fasilitas bertaraf internasional yang dimiliki juga menuai pujian dari Manajer Timnas Argentina, Daniel Cabrera yang menyebutnya perfecto atau sempurna.

Selanjutnya, SUGBK akan menjadi lokasi konser musik Coldplay pada 15 November 2023. Grup band asal Inggris bergenre alternative rock itu bukanlah musisi pertama yang tampil di SUGBK.

Sederet nama musisi beken tercatat juga pernah menyapa para penggemarnya dan merasakan atmosfer pertunjukkan di SUGBK, seperti Raisa dan BlackPink (2023), Metallica (2019), Deep Purple (1975) dan Mick Jagger (1988).

SUGBK yang masih berdiri kokoh hingga saat ini merupakan mahakarya yang dibangun dengan menggunakan Semen Gresik. Produk dari SIG ini telah terbukti kualitas dan ketangguhannya di bidang konstruksi sehingga menjadi bahan bangunan pilihan masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Efisiensi dan Utilisasi untuk Ekspor Jadi Kunci SIG Jaga Profitabilitas

SIG turut berpartisipasi dalam revitalisasi kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno jelang perhelatan Asian Games 2018 dengan mengaplikasikan produk ThruCrete yang mampu meresapkan air ke dalam tanah pada jalur pejalan kaki dan lintasan jogging. (Foto: Humas SIG)SIG turut berpartisipasi dalam revitalisasi kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno jelang perhelatan Asian Games 2018 dengan mengaplikasikan produk ThruCrete yang mampu meresapkan air ke dalam tanah pada jalur pejalan kaki dan lintasan jogging. (Foto: Humas SIG)

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, SIG bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia dan berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam menyukseskan program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui solusi produk yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Pembangunan SUGBK dimulai pada 8 Februari 1960, menyusul terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 1962. SUGBK memiliki desain memukau dengan atap melingkar atau temu gelang. Atap SUGBK juga tidak memakai penyangga di tengah. Penyangga atap seluruhnya berada di tepi mengelilingi bangunan stadion.

Baca Juga: Program Keberlanjutan SIG Berbasis Lingkungan Serap 20 Ribu Tenaga Kerja

Arsitektur konstruksi yang istimewa tersebut menunjukkan kecanggihan SUGBK pada masanya. SUGBK diresmikan pada 24 Agustus 1962 bertepatan dengan pembukaan Asian Games 1962.

Vita Mahreyni menyampaikan bahwa menjelang perhelatan Asian Games 2018, SIG kembali berpartisipasi dalam revitalisasi SUGBK melalui pengaplikasian produk ThruCrete yang mampu meresapkan air ke dalam tanah di sejumlah area di kawasan GBK, seperti Taman Krida Loka, jalur pejalan kaki dan lintasan jogging.

"Sebagai perusahaan BUMN di bidang bahan bangunan, SIG terus berinovasi menghadirkan solusi produk dan jasa untuk mendukung pembangunan dengan memperhatikan prinsip keberlanjutan, guna menciptakan kehidupan yang semakin baik bagi generasi saat ini dan generasi yang akan datang," ujar Vita Mahreyni.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.