Selasa, 16 Jun 2026 15:57 WIB

Warga Gelar Unjuk Rasa Atas Tanah Yang Diklaim oleh PT KAI

  • Penulis : Haryo Agus
  • | Selasa, 04 Jul 2023 14:28 WIB
Kelompok masyarakat yang melakukan unjuk rasa terhadap PT KAI.(Haryo Agus / jatimnow.com)
Kelompok masyarakat yang melakukan unjuk rasa terhadap PT KAI.(Haryo Agus / jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga yang menamakan dirinya Pejuang Tanah Surabaya Sidoarjo (PETISSI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Jawa Timur, Selasa (04/07/2023).

Unjuk rasa ini dilakukan untuk menuntut hak legalitas atas tanah yang ditempati oleh warga yang diklaim sepihak oleh PT KAI.

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

Unjuk rasa dilakukan oleh gabungan dari kelompok masyarakat (Pokmas) yang menempati lahan PT KAI. Kelompok masyarakat yang melakukan unjuk rasa terdiri dari Pokmas Waringin, Bumiarjo, Joyoboyo (Warjoyo), Sidotopo, Pacarkeling, Karangpilang, dan Sidoarjo.

Sujarwo, selaku ketua dari kelompok masyarakat Warjoyo mengatakan, bahwa warga yang menempati tanah tanah tersebut sudah tinggal lebih dari 60 tahun.

"Di Warjoyo ada 11 RT dan sekitar 6000 KK yang sudah menempati tanah tersebut lebih dari 60 tahun," ungkapnya, saat ditemui di depan Kanwil BPN Jatim.

Perwakilan peserta unjuk rasa yang melakukan dialog di dalam kantor BPN Jatim menuntut pihak BPN Jatim agar berpihak kepada rakyat, dan menyelesaikan permasalahan sengketa tanah ini secepat mungkin.

Baca Juga: Daop 9 Resmi Operasikan KA Sangkuriang Rute Banyuwangi-Bandung

"Dialog kita belum menemukan titik terang," kata Dimas, selaku korlap aksi dalam orasinya usai berdialog dengan pihak BPN.

Hasil dari dialog tersebut, diungkap oleh Dimas dalam orasinya di depan ratusan peserta unjuk rasa, bahwa pihak BPN pun berjanji akan mengawal kasus tersebut sampai ke Presiden dan menyusun diskusi yang nantinya hasil notulensi dari diskusi tersebut akan disampaikan ke Menteri ATR BPN.

Pihak BPN Jatim pun juga mewanti-wanti bahwa masalah ini harus jelas. Sebelum ada kejelasan terkait tanah tersebut, BPN melarang pihak manapun untuk mengakui tanah tersebut.

Baca Juga: Insiden di Bekasi Timur, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Dua Perjalanan Kereta Api

"Kita tunggu janji BPN Jatim dalam 2 minggu. Jika dalam waktu tersebut, belum juga bertemu titik terang, kita akan kembali lagi," pungkasnya.

Selanjutnya, peserta unjuk rasa melakukan aksinya menuju kantor DPRD Jatim.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.