Jumat, 12 Jun 2026 07:35 WIB

Regina Nadya Suwono Siapkan 3 Program, Gebrakan Setelah Hijrah ke NasDem

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 02 Jul 2023 12:42 WIB
Regina Nadya Suwono, politisi muda Partai NasDem. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Regina Nadya Suwono, politisi muda Partai NasDem. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Regina Nadya Suwono siap melakukan gebrakan baru dalam Pemilihan Legislatif 2024 setelah resmi hijrah. Bahkan, saat ini politisi muda asal Kota Kediri itu mengaku jauh lebih matang setelah mengalami cobaan di "rumah lamanya".

Regina Nadya Suwono merupakan mantan anggota DPRD Kota Kediri termuda. Saat terpilih di tahun 2019 lalu, politisi berparas oriental yang berangkat dari PDI Perjuangan tersebut masih berusia 23 tahun.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Di pertarungan pertamanya itu bahkan ia mampu meraih suara terbanyak di Dapil 1 Kota Kediri dengan perolehan 4.083 suara mengalahkan dominasi politisi-politisi kawakan.

Saat ini, Regina Nadya Suwono resmi hijrah dari partai berlambang banteng moncong putih itu ke Partai Nasional Demokrat (NasDem). Dia pun siap menciptakan gebrakan baru dengan ruang yang lebih luas.

"Saya akan maju lagi di Pileg 2024, insya Allah tidak hanya bisa membawa suara masyarakat di Kecamatan Kota (Kota Kediri) tapi lebih luas lagi,” kata Regina membuka obrolan ini, Minggu (2/7/2023).

Rere panggilan akrabnya memastikan diri akan maju dalam kontestasi Pemilihan Legislatif 2024 di DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil 8, meliputi kota dan Kabupaten Kediri.

Saat ini Alumnus Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) University Australia itu mengaku jauh lebih matang. Bergerak dalam keterbatasan di "rumah lamanya" sekitar 5 tahun terakhir, Rere menyebutnya sebagai cobaan yang mampu mendewasakan dirinya di dunia politik.

“Dulu saya anggap cobaan, cobaan ini kan membuat kita semakin matang, jadi saya tidak pernah menyesali cobaan saya di "rumah lama" itu lah yang membuat saya seperti sekarang, mungkin kalau nggak ada cobaan seperti dulu saya tidak terlalu matang,” terang Rere.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dara kelahiran 5 Oktober 1996 itu pun mengaku siap membuat gebrakan-gebrakan baru dengan ruang yang lebih luas tanpa batas yang disediakan oleh NasDem. Gebrakan itu bahkan disebutnya sudah mendapat lampu hijau dari daerah maupun pusat.

“Banyak sekali (yang akan dilakukan) karena hitungan bulan saja saya sudah diberikan ruang seluas-luasnya, baik di daerah maupun di pusat, jadi banyak ide, banyak gagasan yang pastinya akan saya lakukan dalam waktu mendatang baik sebelum 2024 maupun setelah 2024. Nanti akan ada gebrakan karena sudah diberikan lampu hijau baik dari daerah maupun pusat,” tegasnya.

Tiga di antara program yang akan menjadi fokusnya adalah soal lapangan kerja, pemberdayaan perempuan dan anak serta pemuda. Dia siap memperjuangkan hal ini dan akan bersuara lebih lantang.

“Kita tahu sekarang banyak lapangan kerja yang belum terisi, kita akan buka itu dari hulu ke hilir, bagaimana strategi sebagai dewan, karena dewan dan eksekutor berbeda. Juga soal pemberdayaan perempuan dan anak dan juga pemuda. Itu semua dalam top list saya,” jelas Rere.

Baca Juga: Tebar Kepedulian, Kader NasDem ini Salurkan 105 Hewan Kurban di Probolinggo

Terkait rivalitas yang diprediksi cukup sengit di Dapil 8 ini, Rere menganggapnya santai. Menurutnya masyarakat sudah lebih pintar untuk menentukan bagaimana pemimpin yang mereka butuhkan.

Seperti diketahui Dapil 8 ini akan bertarung nama-nama besar seperti Wara S Renny Pramana dari PDI Perjuangan dan Abdullah Abu Bakar dari PAN yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Kediri.

“Menurut saya nggak ada dapil neraka, semua dapil merata. Bagaimana kita caleg ini punya strategi, punya pendekatan, bisa punya hati untuk masyarakat. Jadi menurut saya mau rivalitas tinggi atau nggak, kita mah siap tempur aja. Masyarakat biar yang memilih, santai kita,” tegas Rere.

“Masyarakat kan bisa menilai, rekam jejak juga penting. Kita juga sudah hijrah ke jalan yang lebih besar dan bagaimana perubahan itu akan berlangsung, jadi saya kira nanti masyarakat yang menilai lah. Saya bilang semua pemimpin bagus tapi tinggal Kediri ini butuhnya seperti apa, style kepemimpinan yang bagaimana, dan saya kira saya bisa menawarkan kebutuhan masyarakat di Kediri dengan style kepemimpinan saya,” tandasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.