Rabu, 17 Jun 2026 07:14 WIB

Pemkab Ponorogo Bagikan 5 Sapi dan 12 Kambing untuk Kurban Idul Adha

Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Ponorogo, Hadi Rustiyono. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Ponorogo, Hadi Rustiyono. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyiapkan 5 ekor sapi dan 12 ekor kambing untuk kurban Hari Raya Idul Adha 1444 H. Untuk membeli hewan kurban tersebut, pihak Pemkab Ponorogo menganggarkan Rp173 juta.

“Pembelian hewan kurban ini melalui e-katalog,” ujar Kabag Kesjahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Ponorogo, Hadi Rustiyono, Rabu (28/6/2023)

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Dari dana Rp173 juta itu, kata dia,  didapatkan 5 ekor sapi dan 12 ekor kambing untuk kurban Pemkab Ponorogo. Berat sapi  kisaran 350 kilogram atau 3,5 kuintal sampai 500 kilogram atau 5 kuintal.

“Untuk hari penyaluran berbeda antara sapi dan kambing,” kata mantan Kabag Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ponorogo ini.

Dia menjelaskan untuk rencana penyaluran 12 ekor kambing disalurkan, hari ini Rabu (27/6/2023). Belasan kambing disalurkan kepada masjid musala masyarakat yang mengajukan proposal ke Bagian Kesra.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

“Lokasinya bervariasi tidak semua di tengah kota. Juga tidak semua di pinggiran kota,” tegas Hadi.

Contohnya adalah di Desa Gajah Kecamatan Sambit, Kecamatan Sukorejo, Kecamatan Sampung, Kecamatan Ngrayun, Kecamatan Sawoo. Pun ada pula mushola di tengah Kecamatan Ponorogo Kota.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Sementara, untuk penyaluran hewan kurban 5 ekor sapi direncanakan Kamis (28/6/2023) sesaat setelah pelaksana kan shalat Idul Adha. Untuk penyerahan dilakukan secara seremonial di Masjid Agung Ponorogo.

“Nanti 5 itu dibagikan di Masjid Agung Ponorogo. Lainnya diserahkan kepada ormas keagamaan seperti NU dan Muhamadiyah,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.