Minggu, 21 Jun 2026 10:03 WIB

Warga Kediri Demo Pabrik Gula Pesantren Baru, Tuntut Ganti Rugi Polusi

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 27 Jun 2023 13:39 WIB
Aksi unjuk rasa di PG Pesantren Baru. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Aksi unjuk rasa di PG Pesantren Baru. (Foto : Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan warga di Kediri melakukan aksi unjuk rasa di PG Pesantren Baru, Kota Kediri, Selasa (27/6/2023). Mereka memprotes dampak polusi yang ditimbulkan pabrik gula tersebut.

Ratusan warga dari Kelurahan Dander, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri dan Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri ini datang bersama-sama pagi tadi.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Selain membawa poster berisi tuntutan dan berorasi, warga juga membawa material sisa limbah yang diduga berasal dari pabrik gula tersebut.

Koordinator unjuk rasa Cahyo Handoko mengatakan, selama ini kondisi di wilayahnya cukup memprihatinkan. Warga sangat resah dengan polusi baik udara maupun suara yang ditimbulkan dari aktivitas giling pabrik tersebut.

"Tuntutan kami zero polusi tapi dari PG sepakat tidak bisa mewujudkan itu dan yang terjadi kita tuntut ganti rugi," kata Cahyo Handoko di lokasi unjuk rasa.

Untuk ganti rugi itu, warga meminta Rp100 ribu ditambah gula 10 Kg yang dibayarkan tiga kali selama giling sekitar 6 bulan.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Ganti rugi warga meminta Rp100 ribu kali tiga dan gula 10 Kg, itu dibagi awal giling, tengah sama akhir giling,” tambahnya.

Usai berorasi, perwakilan warga akhirnya diajak berdialog pihak PG Pesantren Baru Kediri. Pihak pabrik berjanji akan memberikan jawaban atas tuntutan warga, pada 4 Juli 2023 mendatang.

“Alhamdulillah ada titik temu tapi jelasnya nanti tanggal 4 karena dari direksi masih akan dimeetingkan perihal tuntutan kita, tuntutan ganti rugi,” tutup Cahyo.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Sementara itu, Legal PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) memastikan sudah menerima tuntutan warga. Menurutnya, PG Pesantren Baru akan memberikan jawaban setelah meeting 4 Juli nanti.

"Terkait tuntutan warga, sudah kita sampaikan ke manajemen, pihak direksi. Nanti tanggal 4 keputusan direksi kami," ujar Rizal, dari Legal PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

Selama ini, menurut Rizal, PG Pesantren Baru juga sudah rutin menyerahkan bantuan yang terangkum dalam program Croporate Social Reaponsibility (CSR) mulai pemberian gula, pengobatan gratis, santunan yatim, sunatan masal, bantuan perbaikan rumah, bantuan perbaikan rumah ibadah, serta bantuan untuk penguatan usaha kerakyatan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.