Sabtu, 20 Jun 2026 08:21 WIB

Tekan Inflasi, Gerakan Pangan Murah di Surabaya Diserbu Ribuan Pembeli

Pembeli menyerbu pasar murah PISS. (Foto: Rangga/jatimnow.com)
Pembeli menyerbu pasar murah PISS. (Foto: Rangga/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gerakan Pangan Murah di Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) disambut antusias warga. Warga bahkan datang sejak pagi pukul 07.00 WIB, sebelum pasar murah dibuka.

Total ada 3000 warga yang memanfaatkan program yang bersinergi dengan Pemkot Surabaya tersebut. Jumlah bahan pokok (bapok) yang dijual antara lain, dari RPH Surabaya daging 3 kuintal, 10 ton beras dari Bulog, 10 ton gula dari Kebon Agung, 100 dus minyak goreng (migor) dari Indomarco, 150kg telor, cabai rawit, cabai besar, bawang putih, bawang merah, kentang, serta anek buah.

Baca Juga: Pertamina Guyur 211 Ribu Paket Sembako di Jember, Cukup Tebus Rp30 Ribu

General Manager PISS, Rahayu Trisila mengungkapkan, kegian PISS kali ini merupakan bentuk partisipasi PISS terhadap pemulihan ekonomi menjelang Hari Raya Idul Adha 2023.

"Jadi menjelang hari raya kurban besok, PISS berkomitmen bahwa kesejahteraan dan nuansa lebaran ini bisa dirasakan oleh seluruh warga," ujar Trisila, sapaan akrabnya, Senin (26/6/2023).

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Menurut Trisila, Gerakan Pangan Murah di Surabaya ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari warga. Banyak warga yang mengaku berterima kasih.

"Antusiasnya luar biasa, hanya butuh dua jam, ludes," beber dia.

Ia menambahkan, kegiatan kali ini juga disupport oleh Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA). Menurut dia, gerakan tersebut dilakukan secara masuf di tingkat nasional.

Baca Juga: Ubaya Sebar 1.000 Paket Sembako Murah di Surabaya dan Sidoarjo

Namun khusus di Surabaya, digelar di Pasar Induk Surabaya Sidotopo dan acara ini hanya digelar selama sehari. Di lokasi, Pemkot Surabaya bersama stakeholder terkait juga menyiapkan sejumlah sembako murah untuk bisa dibeli oleh warga Surabaya.

"Tujuan acara ini memang untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga menjelang Hari Raya Idul Adha 1444 hijriah. Apalagi, barang-barang yang kita jual ini pasti lebih murah dibandingkan harga di pasaran, karena kita langsung dari petaninya dan distributor pertamanya,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.