Selasa, 16 Jun 2026 00:09 WIB

Mas Ipin Cek Harga Sembako dan Hewan Kurban di Trenggalek, Stabil Lur...

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat melihat harga sembako dan hewan kurban. (Foto: Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat melihat harga sembako dan hewan kurban. (Foto: Prokopim Trenggalek for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin melakukan monitoring harga bahan pokok bersama dengan Forkopimda. Mereka meninjau langsung harga kebutuhan pokok yang biasa terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha.

Dalam monitoring ini mereka menemukan kenaikan harga pada beberapa komoditas saja seperti halnya ayam. Kenaikan harga itu juga terjadi di semua tempat, tidak hanya di Trenggalek.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini mengatakan, monitoring harga kebutuhan pokok menjelang hari Raya Idul Adha ini akan terus dilakukan oleh pemerintah kabupaten secara berkala.

Harapannya selain menjaga harga agar tetap stabil, juga stock kebutuhan pokok itu bisa tetap terjaga.

"Ini kita lakukan untuk memastikan harga stabil, memang ada beberapa jenis komiditas yang naik namun secara umum harga di Trenggalek stabil," ujarnya, Senin (26/6/2023).

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Salah satu jenis komoditas yang harganya mengalami kenaikan adalah daging ayam. Saat ini harganya mencapai Rp37 ribu per kilogram. Sedangkan untuk komoditas sayur seperti cabai, bawang dan sembako relatif stabil.

"Kalau daging ayam ini tidak hanya di Trenggalek saja yang naik harganya, di setiap daerah pasti juga mengalami kenaikan," tuturnya.

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Selain memantau harga kebutuhan pokok, Mas Ipin juga melihat ketersediaan stok hewan kurban di pasar hewan. Petugas juga memeriksa kesehatan hewan kurban yang dijual oleh para pedagang.

"Kesehatan hewan ini kita lihat juga cukup baik. Kita juga terjunkan para mantri dan dokter hewan untuk mengecek kesehatan hewan," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.