Minggu, 14 Jun 2026 15:34 WIB

Karnaval Bercadar dan Bersenjata Tiruan, Kepsek TK Kartika Dicopot

  • Penulis :
  • | Rabu, 22 Agu 2018 19:01 WIB
Screenshot status Facebook milik sebuah akun
Screenshot status Facebook milik sebuah akun

jatimnow.com - Dianggap lalai dalam menjalankan tugas, Kepala Sekolah (Kepsek) TK Kartika V-69 dicopot dari jabatannya oleh Moch Maskur Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Probolinggo.

Pencopotan ini terkait dengan tampilan kontroversial siswa TK yang menggunakan cadar dengan replika senjata atau tiruan  pada saat pelaksanaan karnaval di Kota Probolinggo beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Dalam prosesi pencopotan tersebut, Kepsek TK Kartika V-69 Hartatik, secara resmi dipindah tugaskan sebagai staf di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kota Probolinggo, terhitung mulai 23 Agustus 2018.

Baca juga: Polisi Akui Foto Karnaval Kontroversial dari Probolinggo

Pencopotan Kepsek TK Kartika V-69 ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

"Kami mendapatkan informasi dari Probolinggo, bahwa memang kepala sekolahnya sudah diberikan sanksi dicopot dari jabatannya," ujarnya, Rabu (22/8/2018).

Baca juga: KPAI Soroti Simbol Gerakan Radikal saat Karnaval Siswa di Probolinggo

Sebelum pencopotan, Hartatik sendiri sempat menyampaikan permintaan maafnya atas kejadian tersebut dan menyatakan jika hal itu tidak ada unsur kesengajaan.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Sebelumnya, sebuah foto memperlihatkan peserta anak-anak bercadar hitam dengan menenteng benda yang dibentuk senjata laras panjang ikut karnaval HUT ke 73 Kemerdekaan RI di Probolinggo, Jawa Timur pada Jumat (17/8/2018), gaduh di media sosial.

Penulis/Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.