Jumat, 12 Jun 2026 04:08 WIB

Cek Kesehatan Hewan Kurban, Unibraw Kerahkan Dosen dan Mahasiswa

  • Penulis :
  • | Rabu, 22 Agu 2018 16:05 WIB
Seorang mahasiswa fakultas kedokteran tengah memeriksa kambing kurban
Seorang mahasiswa fakultas kedokteran tengah memeriksa kambing kurban

jatimnow.com - Guna memeriksa kesehatan hewan kurban yang akan disembelih Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (Unibraw) mengerahkan setidaknya 704 mahasiswa dan dosen untuk memeriksa hewan kurban.

Koordinator petugas pemeriksa kesehatan hewan, drh Mira Fatmawati menyatakan, dalam pemantuan FKH UB akan bekerjasama dengan instansi terkait di tiga daerah yang menjadi sasaran FKH UB, yakni Kota Malang, Kota Batu, dan Kota Mojokerto.

"FKH UB mengerahkan 30 dosen dan 674 mahasiswa yang bersama-sama dengan dokter hewan dari dinas terkait sebagai petugas pemeriksa, yang tersebar di Kota Malang sejumlah 447 orang, Kota Batu 165 orang dan Kota Mojokerto sejumlah 37 orang," jelasnya kepada jatimnow.com, Rabu pagi (22/8/2018).

Menurutnya, di Kota Malang petugas akan disebar per kecamatan dengan jumlah 58 sampai 60 orang per kecamatannya. Sementara di Kota Batu petugas disebar di 80 titik pemotongan, sedangkan di Kota Mojokerto di setiap kelurahannya akan dikerahkan dua orang.

"Pemeriksaan meliputi antemortem yang dilaksanakan kemarin Senin (21/8/2018), sedangkan pemeriksaan kesehatan daging kurban (postmortem) dilaksanakan Rabu ini," terang Mira kembali.

Ia menambahkan pemeriksaan dilakukan mulai pada pemeriksaan fisik hewan sebelum disembelih, tata cara penyembelihan yang sesuai syariat islam dan aman bagi kesehatan, kelayakan daging kurban, hingga organ dalam apakah layak dikonsumsi atau tidak.

"Semisal untuk teknik pemeriksaan postmortem yaitu mengidentifikasi perubahan-perubahan yang tidak normal pada daging kurban, sehingga dapat dipastikan organ yang mengalami kelainan tidak dikonsumsi oleh masyarakat. Hal ini penting diberikan untuk memastikan bahwa hewan yang dipotong adalah hewan sehat dan sesuai dengan syariat Islam, serta untuk mencegah penularan penyakit zoonosis pada masyarakat,” katanya.

Penerapan kesejahteraan hewan pada saat perobohan juga menjadi perhatian dan kampanye bagi dokter hewan, dalam rangka memperoleh daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH). Maka dalam pelatihan ini, mahasiswa juga dibekali materi mengenai tata cara perobohan yang benar.

"Semoga dedikasi profesi dokter hewan dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera dapat terwujud melalui pengawasan kesehatan hewan," pungkasnya.

Reporter : Avirista Midaada
Editor: Arif Ardianto

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.