Selasa, 23 Jun 2026 02:58 WIB

Satgas Anti-TPPO Tulungagung Siap Lindungi Pekerja Migran, Terdeteksi Seribu Ilegal

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Tulungagung membentuk Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Satgas TPPO siap melindungi para pekerja migran yang jumlahnya sangat banyak dari Tulungagung.

Pembentukan ini merupakan hasil rakor dengan Kapolri beberapa waktu lalu. Dari hasil pemetaan, Satgas telah menemukan adanya dugaan pekerja migran ilegal di Tulungagung.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto mengatakan saat ini pihaknya melakukan upaya pemetaan melalui jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas. S Satgas juga menggencarkan sosialisasi ke beberapa daerah rawan. Warga diminta waspada terhadap iming-iming bekerja di luar negeri dengan imbalan gaji fantastis.

"Kami juga sosialisasikan kepada warga untuk selalu waspada jika ada tawaran bekerja ke luar negeri dengan gaji menggiurkan," ujarnya, Rabu (14/06/2023).

Satgas mendeteksi sekitar seribu pekerja migran asal Tulungagung yang berstatus ilegal. Mayoritas pekerja tersebut berasal dari wilayah selatan seperti Kecamatan Bandung dan Besuki.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Mereka menjadi pekerja migran ilegal dengan berbagai modus. Diantaranya masuk ke negara dan bekerja secara legal namun kabur dari perusahaan.

"Ada pula yang bekerja secara resmi namun saat kontraknya selesai tidak pulang ke Indonesia sehingga berstatus ilegal," terangnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Untuk mencegah terjadinya TPPO, warga diimbau mengikuti prosedur pemberangkatan melalui Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang resmi terdaftar.
Eko juga meminta masyarakat untuk melaporkan jika terdapat indikasi adanya TPPO ke Satgas. Nantinya Satgas akan menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

"Jangan sampai pahlawan devisa menjadi korban TPPO," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.