Sabtu, 20 Jun 2026 15:30 WIB

Mas Ipin Lepas Keberangkatan 519 Jemaah Calon Haji asal Trenggalek

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melepas keberangkatan 519 CJH. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melepas keberangkatan 519 CJH. (Foto: Prokopim Trenggalek/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin melepas Jemaah Calon Haji (JCH) asal Trenggalek. Tahun ini sebanyak 519 JCH asal Trenggalek yang berangkat.

Mereka terbagi dalam 2 kloter pemberangkatan 46 dan 47 embarkasi Surabaya. Para jemaah ini diantar menggunakan 12 bus dari halaman Pendopo Pemkab Trenggalek menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Bupati yang akrab dipanggil Mas Ipin ini mengatakan, sebelumnya ada sebanyak 521 jamaah yang akan diberangkatkan ke tanah suci. Namun berkurang karena 2 jemaah sakit dan mendapatkan perawatan di rumah sakit sehingga urung diberangkatkan.

"Awalnya ada 521 JCH yang akan berangkat tapi ternyata ada 2 jemaah yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit sehingga yang berangkat 519 jemaah," ujarnya, Jumat (09/06).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek.Jemaah haji asal Kabupaten Trenggalek.

Dari total JCH ini 230 diantaranya merupakan jemaah usia lanjut di atas 65 tahun. Oleh karena itu Mas Ipin sempat menitipkan pesan sabar kepada para pendamping karena tahun ini jemaah lansianya cukup tinggi.

Baca Juga: Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya Langsung Pulang

"Pesan saya semuanya selamat sehat berangkat maupun pulang. Kemudian hajinya diterima menjadi Haji yang mabrur. Dan yang paling penting, yang saya ingatkan kepada para pendamping, semua yang melayani di sana semoga diberi kesabaran karena jamaah tahun ini hanya yang usia lanjut," tuturnya.

Sesuai catatan, CJH tertua bernama Musari bin Marto Sari (93) warga Desa Desa Masaran Kecamatan Munjungan. Sedangkan jamaah termuda bernama Ellisha Putri Bintang 18 tahun, warga Dusun Telan, Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.