Kamis, 18 Jun 2026 12:06 WIB

Beri Beasiswa S1, Mas Dhito Berpesan Guru PAUD Kediri Tidak Pilih Kasih Dalam Mendidik

Mas Dhito di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. (Foto: Pemkab Kediri)
Mas Dhito di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri. (Foto: Pemkab Kediri)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta kepada seluruh guru PAUD se-Kabupaten Kediri untuk tidak pilih kasih dalam mendidik anak. Selain itu pihaknya juga memberikan beasiswa Strata Satu (S1) bagi guru-guru tersebut.

Hal ini disampaikannya saat menyapa ribuan guru PAUD dan TK yang sedang menjalani pelatihan sekolah ramah anak di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri pada Rabu 31 Mei 2023.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu mengaku sering memperhatikan pendidikan setingkat PAUD. Pasalnya anak pertamanya, Shanaya, juga sedang bersekolah di salah satu PAUD yang ada di Kecamatan Ngasem.

“Ini yang harus diperhatikan ya, ibu. Bahwa mendidik itu tidak boleh pilih kasih kalau keras ya keras,” tutur bupati yang akrab disapa mas Dhito itu.

Dikatakan Mas Dhito, sumber daya manusia gurunya harus diupgrade sehingga kompetensi guru dapat meningkat.

Dalam pelatihan tersebut Mas Dhito meminta apa yang didapatkan guru PAUD dapat disampaikan kepada para siswa secara maksimal untuk menghasilkan anak didik yang berkarakter.

“Harus ada outcomenya, hasilnya apa bagi murid, jangan hanya pelatihan ini bisa menghasilkan kompetensi bagi guru tapi tidak bisa dibagikan kepada murid-murid,” kata bupati muda berusia 30 tahun itu.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Selain memberi program pelatihan dan diklat, bupati yang gemar bervespa tersebut juga memberikan beasiswa S1 bagi guru PAUD yang telah mengabdi lebih dari sepuluh tahun.

Hasilnya, ada 5 guru yang mendapatkan beasiswa tersebut. “Yang mau (melanjutkan ) sekolah, yang sudah belasan tahun (menjadi guru PAUD),” kata Mas Dhito.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Mokhamat Muhsin mengatakan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mensyaratkan kualifikasi ijasah guru Strata Satu (S1) PAUD atau Psikologi Anak.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Untuk yang belum S1, Kata Muhsin, dapat menjalani diklat dasar, mahir, maupun lanjut. “kita adakan pelatihan berjenjang,” terangnya.

Lebih lanjut Muhsin menjelaskan, program beasiswa S1 dari Mas Dhito itu diperuntukkan bagi guru yang telah menempuh minimal semester 5 di S1-nya.

“Mas Bup (Mas Dhito) ada program beasiswa guru PAUD setelah semester lima, setiap guru mendapatkan Rp.5 juta per tahun,” bebernya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.