Kamis, 18 Jun 2026 18:26 WIB

Kasus Bayi Mati Usai Imunisasi di Trenggalek Dihentikan

Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Trenggalek menghentikan penyelidikan kasus kematian bayi pasca-imunisasi. Hal ini disebabkan karena hasil kajian Komnas KIPI dan hasil autopsi Tim Dokpol Polda Jatim yang dilakukan tidak menunjukan adanya tindak pidana. Bayi berusia 5 bulan tersebut meninggal dunia karena mengalami dehidrasi berat.

Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim mengatakan berdasarkan kajian dari Komnas KIPI, meninggalnya bayi ini dikarenakan mengalami dehidrasi berat kejadian ikutan pasca-imunisasi. Artinya bukan imunisasi yang menyebabkan kematian korban.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Dari hasil autopsi yang dilakukan oleh Dokpol Polda Jatim, pada tubuh vital korban ditemukan virus aktif. Jika dugaan kematian akibat imunisasi itu tidak relevan. Pasalnya, imunisasi itu adalah virus yang dilemahkan.

"Hasil keterangan dokter forensik, tidak ada hubungan kausalitas antara imunisasi dan kematian balita tersebut," ujarnya, Senin (5/6/2023)

Berdasarkan hasil tersebut, polisi melakukan gelar perkara atas kasus kematian bayi usai mendapatkan imunisasi. Hasilnya, gelar perkara di tingkat Polres Trenggalek ataupun di Polda Jatim, memutuskan bahwa kasus ini dihentikan.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Berdasarkan gelar perkara di tingkat polres dan polda, diputuskan perkara ini dihentikan," terangnya.

Sebelumnya, pada 27 Maret 2023 orang tua bayi berinial MOAR melaporkan kematian anaknya usai mendapatkan imunisasi di Polres Trenggalek.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Saat itu, orang tua korban menceritakan bahwa anaknya mengalami panas hingga kejang usai imunisasi. Bayi berjenis kelamin laki-laki ini dibawa ke bidan untuk mendapatkan suntikan imunisasi. Namun bayi mengalami demam tinggi setelah menerima suntikan vaksinasi hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 23 Maret lalu.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.