Senin, 15 Jun 2026 11:27 WIB

Tradisi Toron Idul Adha, Kendaraan Penyeberang Suramadu Meningkat

Kepadatan arus kendaraan di Jembatan Suramadu
Kepadatan arus kendaraan di Jembatan Suramadu

jatimnow.com - Tradisi 'toron' atau pulang kampung pada peringatan hari raya Idul Adha tidak bisa ditinggalkan oleh masyarakat Madura. Mereka berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Adha. Hal ini menimbulkan peningkatan jumlah pengendara di Jembatan Suramadu.

Kepala Gerbang Tol Suramadu Mujiono mengatakan bahwa penambahan volume kendaraan terjadi sejak Senin malam. Pada pukul 19.00 Wib jumlah kendaraan yang melintasi Jembatan Suramadu telah mengalami kenaikan hingga 30 persen khususnya untuk kendaraan roda empat.

"Kenaikan roda empat mencapai 13.000 unit, padahal biasanya cuma 10.000. Untuk roda dua jumlahnya masih relatif sama seperti biasanya sebanyak 20.000 unit," ucap Mujiono ketika dihubungi jatimnow.com, Selasa (21/8/2018).

Sementara itu, lanjut Mujiono, hari ini hingga pukul 14.00 Wib, sepanjang jalur tol Suramadu belum terjadi kepadatan. Berdasarkan pengalam tahun-tahun sebelumnya, kemacetan akan terjadi selepas pukul 15.00 Wib, dengan peningkatan yang diperkirakan mencapai 60 persen.

"Lepas jam 3 biasanya ramai para pemudik, dan akan twrjadi kemacetan. Jalur sepi sekitar pukul 22.00 Wib," imbuhnya.

Mujiono mengimbau bagi masyarakat yang akan melakukan mudik terutama bagi pengendara roda dua agar tidak memakai keranjang bawaan diatas motor. Karena biasa terjadi kemacetan, untuk arus balik ia memastikan bahwa akan terjadi pada Rabu sore.

"Karena biasanya banyak yang membawa barang bawaan yang terlalu banyak, keranjang diatas motor nanti malah bahaya dan membuat kemacetan. Saya imbau jangan terlalu banyak barang bawaan," harapnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto




Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.