Selasa, 09 Jun 2026 17:53 WIB

Pemkot Pasuruan 3 Kali Berturut Raih Opini WTP BPK

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 26 Mei 2023 13:36 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto: Pemkot Pasuruan)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. (Foto: Pemkot Pasuruan)

jatimnow.com - Upaya Pemkot Pasuruan mempertahankan pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan profesional membuahkan hasil.

Pemkot Pasuruan berhasil hattrick memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia tiga kali berturut-turut. Prestasi ini mengulang catatan pada tahun 2021 dan 2022 lalu.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

Opini WTP didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah oleh BPK RI Perwakilan Jawa Timur tahun anggaran 2022.

Laporan Hasil Pemeriksaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan pada Kamis (25/5/2023) siang di auditorium BPK RI Perwakilan Jawa Timur, di Kabupaten Sidoarjo.

Gus Ipul ketika dimintai komentarnya terkait raihan WTP ketiga selama masa kepemimpinannya bersama Wawali Adi Wibowo di Kota Pasuruan ini, menyatakan rasa terima kasihnya atas kerja keras seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pasuruan.

"Terima kasih kepada seluruh ASN Kota Pasuruan yang telah berjuang agar kita tetap mendapatkan Opini WTP," jelas Gus Ipul.

Ia juga menyebut masih ada sejumlah catatan dan rekomendasi dari BPK terkait laporan hasil pemeriksaan LKPD Kota Pasuruan.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Catatan tersebut diantaranya; Pertama, Pengelolaan PBB perdesaan dan perkotaan dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan tidak tertib. Kedua, Kekurangan volume atas pelaksanaan 9 paket pekerjaan belanja modal gedung dan bangunan.

Ketiga, Pengelolaan dana cadangan Pemkot Pasuruan belum tertib, dan keempat adalah Pengelolaan barang milik daerah Pemkot Pasuruan tidak tertib.

Kedepan, Gus Ipul pun ingin catatan tersebut ditindak lanjuti dan Pemkot Pasuruan lebih transparan lagi dalam pengelolaan keuangan daerah.

"Kita akan tindak lanjuti catatan ini dan akan terus minta pendampingan dan masukan-masukan dari BPK terkait strategi terbaik mengatasi masalah ini," imbuhnya.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

Wali Kota juga menambahkan bahwa kedepan target Pemkot Pasuruan mempertahankan WTP sebagai bukti pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan profesional

"Target kita berikutnya WTP dengan TLRHP di atas 90 persen. Itu PR kita," tandasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.