Minggu, 21 Jun 2026 07:56 WIB

Pencuri Kotak Amal di Kediri Tepergok dalam Kamar Mandi Musala, Selanjutnya Ini yang Terjadi

Pelaku saat diamankan polisi. (Foto: Polsek Ngasem/jatimnow.com)
Pelaku saat diamankan polisi. (Foto: Polsek Ngasem/jatimnow.com)

jatimnow.com - Aksi pencurian kotak amal terjadi di Musala Al-Ikhlas, Jalan Pamenang Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Pelaku berinisial AS (24) dikepung warga bersama polisi di kamar mandi musala.

Saat ini pelaku warga Dusun Tepung Sari, Kelurahan Pulau Tujuh, Pamenang Barat, Merangin, Jambi diamankan di Polres Kediri.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Aksi pencurian ini diketahui oleh Ambang Fitrianto (52), takmir Musala Al-Ikhlas pada Selasa (23/5/2023) dinihari. Saat itu ia mendengar adanya suara sepeda motor yang sedang keliling di lingkungan Jalan Pamenang Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem. Karena curiga, Ambang kemudian keluar dari rumahnya menuju ke arah belakang atau Musala Al-Ikhlas.

"Si takmir ini melihat kotak amal tidak ada di musala, tapi melihat di teras terdapat sepasang sandal gunung warna hitam," kata Kapolsek Ngasem Iptu Dyan Purwandi, Kamis (25/5/2023).

Dyan menyebut, takmir musala ini kemudian membangunkan anaknya Agung Purnomo (23) untuk menemani dalam memeriksa area musala.

Ketika dicek, ternyata kotak amal yang berisi uang tunai telah diambil dan dibawa oleh terduga pelaku ke kamar mandi. Selanjutnya, takmir musala bergegas untuk meminta bantuan kepada tetangganya.

"Jadi di dalam kamar mandi ini si pelaku tepergok sedang memasukkan uang tunai ke dalam tas warna hitam miliknya," tambahnya.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Tak lama kemudian, anggota Unit Reskrim mendatangi musala dan mengamankan terduga pelaku di kamar mandi ketika membongkar kotak amal dan memasukkan uang.

Selain itu, juga mengamankan barang bukti berupa 1 kotak amal, 1 kunci gembok warna silver, 1 tang besar pemotong besi, 1 tang kecil, 1 kunci pas segitiga berukuran 8,10, dan 12.

Selanjutnya, sepasang sandal gunung, satu unit ponsel, satu tas ransel, dan uang tunai hasil curian Rp2.685.150.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Kepada petugas, pelaku AS ini mengaku bukan warga sini dan berasal dari Kelurahan Pulau Tujuh Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi," ungkap Kapolsek Ngasem.

"Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.