Selasa, 16 Jun 2026 16:07 WIB

Polisi Buru Pembuang Bayi di Dekat Konjen AS di Surabaya

  • Penulis :
  • | Selasa, 21 Agu 2018 13:50 WIB
Polisi saat evakuasi jasad bayi di TKP.
Polisi saat evakuasi jasad bayi di TKP.

jatimnow.com - Penemuan jasad bayi di dekat Konjen AS, Citraland, Lakarsantri, Surabaya, membuat kepolisian bekerja keras memburu pembuangnya. Sebab hingga Selasa (21/8/2018) siang, pelakunya belum teridentifikasi.

Jasad bayi berjenis kelamin perempuan itu sendiri ditemukan Senin (20/8/2018) sekitar pukul 14.15 Wib di dekat Konjen AS tepatnya di Puri Sentra Raya Extantion, sebelah timur Konjen AS, Citraland, Surabaya. Bayi malang itu diletakkan disebuah tas coklat dan diletakkan di box culvert.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tas itu ditemukan pertama kali oleh Toyib (31), buruh pengambil sampah basah asal Jombang. Saat itu Toyib hendak buang air kecil dan mencium bau busuk yang bersumber dari tas tersebut. Setelah dilihat, ternyata isinya bayi, yang kemudian dilaporkan ke Polsek Lakarsantri.

Kapolsek Lakarsantri, Kompol Dwi Heri Sukiswanto mengatakan, pihaknya belum berhasil mengidentifikasi siapa pelaku pembuangan bayi tersebut.

Sebab selain tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi, pihaknya juga belum menemukan alat bukti petunjuk berupa CCTV.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Masih kami sisir ulang untuk mendapatkan CCTV yang mungkin merekam aksi pembuangan bayi ini. Sebab CCTV yang ada di Konjen, hanya menyorot ke bangunan Konjen," beber Dwi Heri.

Selain itu, pada selimut pembungkus bayi, tidak ditemukan pesan atau petunjuk darimana bayi itu berasal. Apalagi bayi itu diduga baru saja dilahirkan. Sebab pada bayi itu masih menempel tali pusar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya," pungkas Dwi Heri.

Reporter : Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.