Kamis, 18 Jun 2026 23:41 WIB

Ini Tujuan Kemensos dan Unesa Garap Modul Pengasuhan Anak Disabilitas

Mensos Tri Rismaharini menerima cendera mata dari Rektor Unesa Prof Nurhasan, M.Kes.(foto:Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Mensos Tri Rismaharini menerima cendera mata dari Rektor Unesa Prof Nurhasan, M.Kes.(foto:Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mengandeng Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk merancang modul pengasuhan anak kebutuhan khusus (ABK) atau disabilitas agar terhindar dari kekerasan seksual serta hidup layak di tengah-tengah masyarakat.

Awal kerjasama itu ditandai dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini melakukan lawatan dan diskusi bersama Rektor Unesa Prof Nurhasan, M.Kes di Kampus Unesa Lidah Wetan, Surabaya, Jumat (19/5/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Usai melakukan diskusi tersebut, Mensos Tri Rismaharini mengatakan bahwa modul tersebut nantinya bisa dapat digunakan sebagai pedoman para orang tua yang memiliki anak dengan disabilitas.

"Jadi karena itu, kami membuat modul untuk menangani anak-anak disabilitas, pengawasannya untuk orang tua dan semua masyarakat," kata Mensos Tri Rismaharini.

Mantan Wali Kota Surabaya itu mengakui, sejak menjabat sebagai mensos selama dua tahun ini, permasalahan anak disabilitas adalah salah satu yang paling berat untuk diselesaikan.

"Saya di Mensos ini paling berat ya menanggani warga disabilitas. Pertama karena pengetahuan terbatas tentang itu. Kedua, karena anak-anak disabilitas terbatas dalam pendidikan," ujar menteri yang akrab disapa Risma itu.

Keterbatasan ilmu mengenai disabilitas itulah yang membuat Risma bersama jajaranya bertandang ke Unesa yang memiliki direktorat, khusus untuk anak disabilitas.

Risma menegaskan, anak-anak disabilitas bukanlah aib yang harus ditutupi oleh orang tua. Mereka memiliki kelebihan yang mungkin orang lain tidak memilikinya.

"Karena ilmu saya kurang, saya menghadap Pak Rektor Unesa untuk membantu kami menanggani warga disabilitas, yang disabilitas tidak hanya anak-anak," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Rencananya, tambah Risma kerjasama pembuatan modul ini akan tertuang dalam MOU yang segera ditindaklanjuti.

Ditanya lebih jauh mengenai seperti apa modul yang akam dibuat nanti, pihaknya saat ini tengah membentuk tim untuk hal tersebut. Karena, setiap kondisi anak disabilitas memiliki khasnya masing-masing.

Ia pun berharap, adanya modul ini para disabilitas bisa diterima di masyarakat dan tidak ada yang meremehkan mereka.

"Tidak ada lagi orang tua yang meremehkan anak disabilitas di masyarakat dan mereka mendapatkan hak-haknya, sama seperti lainnya," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam kesempatan yang sama Rektor Unesa, Prof Nurhasan menyambut baik kerjasama tersebut, pasalnya salah satu keunggulan kampusnya adalah bidang disabilitas. Bahkan di Unesa juga telah memiliki Pusat Studi dan layanan Disabilitas.

"Yang diminta bu menteri, Kita akan formulakan yang terbaik agar mereka meningkatkan kompetensi yang dimiliki anak-anak disabilitas," ungkap Prof Nurhasan.

Dia menambahkan nantinya formulasi tersebut akan dibikin secara detail dan kompleks, supaya para disabilitas dapat hidup layaknya masyarakat umum.

"Jadi Kita siapkan formulanya bersama dengan arahan Bu Menteri mulai dari mengedukasi keluarganya, mengedukasi masyarakat dan lingkungan sekitar agar bisa menerima anak-anak disabilitas," imbuhnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.