Rabu, 10 Jun 2026 13:16 WIB

Komplotan Curanmor Spesialis Permukiman dan Kafe di Surabaya Diringkus

Petugas menunjukkan barang bukti dan para tersangka di halaman Polrestabes Surabaya.(foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Petugas menunjukkan barang bukti dan para tersangka di halaman Polrestabes Surabaya.(foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus lima tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) spesialis menyasar permukiman dan kafe yang ada di wilayah Surabaya.

Para tersangka ini mengaku beraksi di 18 tempat kejadian perkara (TKP) dengan 16 laporan polisi yang telah dihimpun pihak kepolisian.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Para tersangka itu diantaranya berisinial DD (26), MI (30), BH (30), BD (26) warga Surabaya. Keempatnya merupakan seorang residivis, dan HD (27) warga Sidoarjo.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana menjelaskan, pengungkapan kasus curanmor ini sesuai jukrah atau perintah Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce untuk melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan pasca Ops Ketupat Semeru 2023 berakhir.

"Guna menjaga keamanan Kota Surabaya dari aksi curanmor. Pengungkapan kasus itu dilakukan selama satu minggu setelah Operasi Ketupat Semeru," ujar Mirzal Maulana, Selasa (16/5/2023).

Alumni Akpol tahun 2004 itu menguraikan bahwa salah satu tersangka berinisial DNY, 26, warga Jalan Wonosari, Surabaya, merupakan penjahat kambuhan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"DNY diketahui sudah pernah mendekam di balik tahanan sejak ia berusia 13 tahun. Hingga saat ini usia 26 tahun ia masih menjadi pencuri dan sudah beraksi di tujuh TKP," katanya.

Mirzal mengungkapkan, upaya pencegahan dan pengungkapan kasus tersebut tidak hanya berhenti disini saja. Pasalnya Tim Antibandit dan juga Tim Respon Cepat Tindak (Respatti), akan terus bergerak untuk mempersempit ruang gerak para pelaku dengan melakukan patroli rutin.

"Para tersangka ini kerap menyasar kafe dan pemukiman warga dengan rata-rata melakukan aksi pada pukul 24.00 dini hari hingga pagi hari," jelasnya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Mirzal menegaskan tidak akan menolerir setiap tindakan bagi para pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayah Surabaya.

"Kami akan tindak tegas dan terukur tersangka yang dinilai membahayakan atau melawan anggota. Kami ingin memberi rasa aman dan nyaman pada masyarakat Surabaya sesuai arahan Kapolrestabes Surabaya," tuturnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.