Senin, 22 Jun 2026 17:47 WIB

Pembunuhan Siswi SMPN 31 Surabaya, Sepekan Sebelum Dilaporkan Hilang Ada Perbedaan Sikap Korban pada Sahabatnya

Wali Kelas korban sekaligus Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 31 Surabaya, Masinah Ulfa.(foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Wali Kelas korban sekaligus Guru Bimbingan Konseling (BK) SMPN 31 Surabaya, Masinah Ulfa.(foto: Rama Indra/jatimnow.com)

Jatimnow.com - Meninggalnya Nurdiyana siswi SMPN 31 Surabaya sebagai korban pembunuhan di Benteng Bulak Banteng, Surabaya, banyak pihak merasa kehilangan, salah satunya yakni dari pihak sekolah.

Seperti yang diutarakan Guru Konseling yang sekaligus Wali Kelas Nurdiyana, Masinah Ulfa menuturkan, mendiang merupakan siswi yang aktif di dalam kelas, saat proses pembelajaran berlangsung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Meski kepribadiannya kalem, namun saat ada di dalam kelas Nurdiyana ini adalah siswi yang aktif, dan kami merasa kehilangan," jelasnya.

Menurut Masinah, pada hari Jumat (14/4/23) tepat di dua hari sebelum Nurdiyana dikabarkan hilang, korban masih aktif ketika di dalam kelas.

"Kalau waktu itu mendiang terlihat biasa biasa saja, bahkan masih aktif di dalam kelas seperti hari biasanya," ungkapnya.

Meski demikian, lanjut Masinah, dari sahabat mendiang (Lasita dan Luluk) mengakui sudah terdapat perbedaan sikap pada Nurdiyana, jauh satu minggu sebelum dikabarkan hilang.

"Mereka bertiga bersahabat (Lasita, Luluk, dan Nurdiyana), dari kedua sahabat mendiang telah merasakan perubahan sikap di dalam diri Nurdiyana," paparnya.

Salah satunya, sebut Masinah, yaitu mulai dari Nurdiyana yang sukar nyambung ketika diajak mengobrol, dan tidak lagi suka bercanda bersama sahabatnya.

"Mereka tidak bisa menjelaskan ataukah sikap dari Nurdiyana yang sedemikian rupa itu, telah menjadi isyarat (pertanda) dari Sang Ilahi atau bagaimana," imbuhnya.

Akan tetapi, secara pribadi Masina Wali Kelas dari Nurdiyana yang menyaksikan persahabatan dari ketiga siswinya itu merasa terkesan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Ia (Masinah) menyoroti satu hal, terungkapnya Nurdiyana sebagai korban pembunuhan ini tidak lepas dari bantuan kedua sahabatnya itu

"Melalui keterangan - keterangan yang mereka sampaikan kepada pihak kepolisian, sehingga tabir kasus meninggalnya Nurdiyana ini terbuka, hingga ditemukaan dua orang disebut terlibat dalam kematian Nurdiyana," imbuhnya.

Bahkan, diketahuinya kalau identintis jenazah di Benteng Kedung Cowek itu sebagai sosoknya Nurdiyana, pertama dikenali melalui gelang persahabatan mereka yang masih kuat menempel di tangan jenazah.

"Dari gelang couple persahabatan mereka dan ditambah dari sandalnya Nurdiyana, mereka berdua menjawab yakin benar bahwa sosok jenazah mengering itu adalah sahabatnya," pungkas Masinah.

Kepala Sekolah SMPN 31 Surabaya, Agustina Susi Utami. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)Kepala Sekolah SMPN 31 Surabaya, Agustina Susi Utami. (foto: Rama Indra/jatimnow.com)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sedangkan menurut Kepala sekolah SMPN 31 Surabaya, Agustina Susi Utami bila korban dikenal sebagai siswi yang pintar dan berpenampilan sederhana.

"Dilihat dari perangainya sehari-hari Nurdiyana adalah siswi penurut dan kalem, ketika berada di sekolah maupun di rumah," terang Agustina saat ditemui jatimnow.com, Rabu (10/5/2023)

Sementara itu hal yang selalu diingat Agustina dari sosok Nurdiyana, adalah paras cantik dan senyumannya yang teduh ketika bertemu saat bertegur sapa.

"Mendiang memang cantik, berpawakan kurus dan sekalipun begitu pihaknya ini sangat ramah dan ketika bersenyum itu begitu teduh," paparnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.