Senin, 22 Jun 2026 10:41 WIB

Pineapple Festival 2023, Mas Dhito: Fokus Pada Hilirisasi dan Industrialisasi Nanas

Gelaran Pineapple Festival 2023. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Gelaran Pineapple Festival 2023. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran Pineapple Festival 2023 resmi dibuka. Event tahunan yang sempat vakum selama pandemi ini digelar di Rest Area Gunung Kelud, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, 6-7 Mei 2023.

Pada gelaran hari pertama ini dilaksanakan aneka lomba, pameran olahan dan edukasi terkait budidaya nanas. Sementara untuk besok, Minggu (07/05/2023) menjadi puncak acara yakni diselenggarakan pawai tumpeng nanas, fashion pineapple carnival, dan gerebek nanas.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Anang Widodo, menjelaskan ada beberapa pesan yang ingin disampaikan oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang akrab dipanggil Mas Dhito ini dalam Festival nanas tahun 2023 ini. Pesan utama bahwa Kabupaten Kediri memiliki potensi budidaya nanas yang cukup besar.

“Berdasar tahun 2022 luasan budidaya nanas Kabupaten Kediri sebesar 2.578 hektar. Terdiri dari empat varietas yakni queen, simplex, pasir kelud dan semut kayen,” jelas pria yang hadir dengan mengenakan topi dari serat nanas ini.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Dijelaskan oleh Nanang, Mas Dhito fokus pada hilirisasi dan industrialisasi nanas. Arahannya agar Nanas Kabupaten Kediri selain dijual dalam bentuk buah, harus dioptimalkan dalam bentuk produk turunan olahan nanas. Sehingga memberi nilai tambah bagi warga masyarakat.

“Harapan kami sebenarnya kegiatan ini selain bisa menghibur juga menggali kreatifitas potensi khususnya produk varian nanas. Lewat pameran yang digelar hari ini, muncul kreatifitas hasil olahan dan muncul potensi baru terkait produk turunan buah nanas. Ada pie nanas,dodol, jenang natadepinas, bolunanas, sari nanas madumongso nanas, juga produk fashion serat nanas,” imbuh Anang.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

“Pesan Mas Dhito pada Bulan Agustus saat bandara first landing, produk nanas harus menjadi sajian utama dari Kabupaten Kediri. Sekaligus menjadi ikon dan memberikan pesan belum ke Kediri kalau belum membawa pulang produk nanas,” pungkasnya.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.