Senin, 22 Jun 2026 17:26 WIB

Belum Difungsikan Sudah Rusak, DPRD Nilai Proyek SMPN 7 Batu Tak Sesuai Spesifikasi

Kondisi paving di SMPN 7 Batu yang sudah rusak.(foto: Galih Rakasiwi)
Kondisi paving di SMPN 7 Batu yang sudah rusak.(foto: Galih Rakasiwi)

 

jatimnow.com - Belum difungsikan proyek pembangunan SMPN 7 yang berada di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu sudah rusak, terutama bagian paving halaman pintu depan.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Padahal bangunan tersebut baru selesai dibangun pada 22 Desember 2022. Selain paving, nampak pagar besi yang ringkih, beberapa bangunan retak, dan kondisi kurang terawat nampak kotor. Padahal bulan ini SMPN 7 diharuskan menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Menanggapi itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP) Kota Batu, Bangun Yulianto saat dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan.

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari membenarkan payahnya pembangunan SMPN 7 Batu yang dilakukan oleh rekanan.

"Pembangunannya nampak tidak serius, kurang memenuhi spesifikasi. Selain kerusakan paving kita juga memiliki beberapa rekomendasi yang harus ditekankan oleh dinas kepada pihak ketiga agar dilakukan perbaikan," tegas.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Selain itu, Komisi C yang membidangi pembangunan memiliki banyak PR bagi DPKP ketika pihaknya melakukan sidak beberapa bulan lalu. PR itu antara lain drainase induk belum ada sehingga perlu perbaikan karena masih dalam masa pemeliharaan selama 6 bulan dan direkomendasikan untuk pembongkaran paving halaman dalam perbaikan drainase tersebut.

"Lalu pagar depan agar ada perbaikan karena dewan menilai pagar tidak kokoh atau goyang sehingga rawan ambruk. Terlebih ringkihnya pagar dipastikan mudah rusak atau copot. Selain itu untuk tendon bawah tanah agar ada perbaikan karena kontruksi yang kurang baik sehingga air hujan masih bias masuk ke tendon," beber politisi PDI P ini.

Kemudian, tulisan SMPN 7 Kota Batu agar ada penambahan angka nol di depan angka 7 yang saat ini masih belum ada. Kelima SMPN 7 dengan konsep Green School namun tidak ada pengerjaan landscape sama sekali. Selanjutnya pihak rekanan harus melakukan perbaikan terkait finishing ruang kelas dan fasilitas lainnya yang sudah mengalami kerusakan.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Nah perbaikan yang direkomendasikan oleh Komisi C dapat diselesaikan sebelum akhir Mei. Mengingat masa perawatan selama enam bulan akan berakhir pada Mei mendatang," tutupnya.

Perlu diketahui pembangunan tahap pertama SMPN 7 Kota Batu menggunakan APBD Kota Batu tahun 2022 sebesar Rp 5,9 miliar. Setelah naik lelang, proyek tersebut dimenangkan CV Eka Jaya Abadi dengan nilai penawaran Rp 4,3 miliar.

Editor : Aris Setyoadji
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.