Sabtu, 06 Jun 2026 21:21 WIB

Cekcok dengan Istri, Suami di Banyuwangi Bakar Rumah

Salah satu ruangan yang hangus terbakar (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Salah satu ruangan yang hangus terbakar (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pembakaran rumah terjadi di Dusun Pandansari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (3/5/2023).

Pelaku pembakaran AS (51), pemiliknya rumah tersebut. Dia nekat diduga dipicu cekcok dengan istrinya bernama Rosidah (39).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Pelaku yang tersulut emosi lantas membakar ruangan bagian depan rumah menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite.

"Peristiwa berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Bagian tengah hangus dan isinya habis dilahap api setelah sebelumnya dibakar menggunakan bensin," ujar Kepala Dusun Pandansari, Agus Salim kepada jatimnow.com.

Soal cekcok, Agus menyebut hal itu berawal dari ketidaksepahaman kedua pasutri itu. Ajakan suami untuk membawa istrinya ke Pulau Maluku tak diindahkan oleh sang istri.

Dari ketidaksepahaman itu lalu timbul percikan emosi yang memancing AS untuk membakar rumah.

"Sebelumnya, AS ini membeli empat botol pertalite di toko dekat rumahnya. Yang dipakainya untuk membakar kamar, ruangan tengah dan ruang tamu. Seluruh isi di dalamnya hangus terbakar," tambahnya.

Istri AS yang melihat emosi suaminya memuncak berusaha kabur dengan menggunakan mobil yang terparkir di garasi. Menurut Kasun Agus, mobil itu nyaris pula dibakar suaminya.

Baca Juga: 2 Pekerja Pabrik Rokok di Malang Bakar Gudang Usai Aksi Penggelapannya Terendus

"Pas insiden pembakaran berlangsung istri korban sudah tidak berada di rumah. Dari pengakuannya, ia kabur bersama mobil dan turut membawa serta anak keduanya," terangnya.

Warga pun berduyun-duyun berusaha memadamkan api. AS yang melihat gerombolan warga sempat berupaya menghalangi. Namun, lanjut Kasun Agus, upaya itu gagal mengingat banyaknya warga yang datang.

"Sekitar 50 orang yang datang. Sempat dihalangi (pelaku AS) tapi keburu saya hadang balik. Menggunakan alat seadanya termasuk mengerahkan alat sedot pertanian untuk memadamkan api," jelasnya.

Api pun dapat dipadamkan setengah jam berselang. AS pun diamankan perangkat dusun setempat untuk selanjutnya diserahkan ke Mapolsek Cluring.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cluring Aiptu Slamet Edy mengatakan, saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap AS.

"Masih kita lakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Hasil sementara diduga karena cekcok antara AS dengan istrinya," ujar Edy.

Edy menyatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa kursi terbakar serta empat botol bensin yang digunakan pelaku untuk membakar rumahnya.

"Masih kita dalami ya. Nanti kita sampaikan update lanjutannya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.