Rabu, 17 Jun 2026 00:56 WIB

Mas Dhito Bakal Optimalkan Dua Wisata di Kediri Bagian Timur

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 30 Apr 2023 08:39 WIB
Wisata Ubalan di Kabupaten Kediri (Foto: Pemkab Kediri)
Wisata Ubalan di Kabupaten Kediri (Foto: Pemkab Kediri)

jatimnow.com - Pariwisata menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) tahun ini.

Mas Dhito berencana mengoptimalkan wisata di Bumi Panjalu, khususnya di bagian timur. Optimalisasi sektor pariwisata tersebut tak lepas dari Bandara Kediri yang akan beroperasi akhir Tahun 2023 ini.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Menurutnya, adanya bandara akan membuat banyak orang dari luar daerah datang ke Kabupaten Kediri.

Mas Dhito pun menggagas optimalisasi sektor pariwisata yang ada di wilayah Kediri bagian timur. Hal itu karena lokasi bandara dan pembangunan stadion sama-sama berada di Kabupaten Kediri bagian barat dari Sungai Brantas.

"Kita punya niat membangun suatu tempat karena bulan Oktober 2023 bandara sudah beroperasi, sedangkan kita belum punya magnet baru Kediri di bagian timur," jelas Nas Dhito melansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Minggu (30/4/2023).

Diakui, saat ini baru ada Kampung Inggris yang sudah dikenal luas masyarakat. Sementara untuk objek wisata alam di Kabupaten Kediri yang saat ini masih menjadi daya tarik pengunjung di wilayah timur adalah Gunung Kelud.

"Hanya saja karena Gunung Kelud ini masih aktif. Kami juga harus menjaga ekosistem dan lingkungannya," jelasnya.

Dengan kondisi gunung yang masih aktif itu, Mas Dhito mencoba mengembangkan destinasi wisata lain yang dapat menjadi alternatif sebelum orang menuju Gunung Kelud.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Kami berharap sekali Ubalan dan Corah menjadi destinasi wisata di bagian timur Kabupaten Kediri," tuturnya.

Wisata Air Ubalan yang dimaksud Mas Dhito ini berada di Kecamatan Plosoklaten, berbatasan dengan Kecamatan Wates. Sedangkan Pemandian Sumber Corah berada di Kecamatan Pare.

Dua destinasi wisata milik Pemkab Kediri tersebut pernah menjadi ikon pariwisata di Bumi Panjalu. Namun dalam perkembangannya kondisinya belum mampu optimal dalam menyedot pengunjung.

Untuk mengoptimalkan dua objek wisata itu, rencananya Pemkab Kediri akan menggandeng pihak swasta dengan skema Bangun Guna Serah (BGS) atau kerjasama pemanfaatan.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Pada prinsipnya apa yang akan dilakukan sesuai dengan pedoman Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah," tambah Mas Dhito.

Selain menjadikan magnet baru Kabupaten Kediri bagian timur, gagasan pengoptimalan destinasi wisata ini diharapkan dapat menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

(ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.