Kamis, 18 Jun 2026 04:58 WIB

Perbaikan Tanggul Sungai Kembang Kuning Surabaya yang Ambrol Dikebut, Begini Konsepnya

Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Eko Juli. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Eko Juli. (Foto-foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tanggul sungai yang ambrol di Jalan Kembang Kuning, Kelurahan Darmo, Wonokromo, Surabaya, Jumat (28/4/2023) siang, hari ini juga langsung mulai dikebut perbaikannya.

Pasalnya, tanggul (dinding penahan sungai) di ruas Jalan Kembang Kuning, Surabaya itu sudah lama dikeluhkan warga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menanggapi peristiwa tersebut, Kabid Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Eko Juli mengatakan, akan segera memperbaikinya paling lambat 2-4 hari

"Untuk menangani kondisi tanggul, kami kebut pengerjaannya mulai di hari ini dan ditarget selesai 2 sampai 4 hari kedepan," kata Eko Juli kepada jatimnow.com, di lokasi kejadian Jumat (28/4/2023).

Menurut Eko, dalam perbaikan ini nanti segera dibuatkan tanggul dengan model yang berbeda. Dengan menambahkan desain miring pada tanggul, serta memberikan celah seperti saluran air.

"Nantinya, akan kita setting miring dindingnya dan akan kita tambah celah lubang air berukuran kecil, untuk mengurangi tekanan air pada dinding tanggul," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk itu, Eko menjelaskan, penyebab tanggul ambrol adalah tekanan debit air yang tidak kuat ditahan oleh dinding. Sementara aliran air sungai tersebut memang diperuntukan saluran irigasi.

"Saat hujan turun tadi, kita udah maksimalkan membuka 3 dari 5 pintu air yang berada di atas, yakni yang ada di ruas Jalan Mayjend Sungkono atau di Gunungsari," terang Eko Juli.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sehingga, lanjut Eko, evaluasi jangka panjang dari Dinas DSDABM Surabaya akan menambah jumlah pintu air dan memugar dinding di aliran sungai menjadi konsep drainase.

"Sebagai jangka panjang kedepan sungai yang sebenarnya sebagai saluran irigasi ini akan kita konversikan menjadi drainase. Selain itu juga, akan ada penambahan pintu air," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.