Senin, 22 Jun 2026 11:50 WIB

Jelang Lebaran Ketupat, Mas Ipin Pantau Proses Penambalan Jalan di Trenggalek

Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat memantau proses penambalan jalan (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mocahamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat memantau proses penambalan jalan (Foto: Dok. Kominfo Trenggalek)

jatimnow.com - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) meninjau proses penambalan jalan di wilayah Kecamatan Durenan jelang lebaran ketupat.

Lebaran ketupat menjadi tradisi di kecamatan tersebut. Masyarakat dari luar kota bahkan ikut merayakannya. Lebaran ketupat biasa digelar 7 Syawal.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Mas Ipin ingin memastikan lebaran ketupat dapat berjalan lancar. Tahun ini, lebaran ketupat akan jatuh pada Sabtu (29/4/2023).

Dengan penambalan jalan ini, diharapkan masyarakat yang melintas akan merasa aman dan nyaman.

"Ada beberapa ruas yang belum sempat kita kerjakan sampai tuntas. Kemarin sebagian di wilayah Durenan sudah, sekarang kita menginjak ke Desa Semarum, karena ini juga menjadi jalur dari Kedunglurah. Terus kalau yang ingin berkupatan juga lewatnya dari sini," ujar Mas Ipin, Kamis (27/4/2023).

Kepala Dinas PUPR, Ramelan menambahkan, kegiatan penambalan jalan yang dilakukan merupakan kegiatan pemeliharaan rutin yang diampu oleh perangkat derahnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Menurutnya, pemeliharaan rutin seperti yang dilakukan sekarang memang tidak sesempurna seperti pemeliharaan jalan berkala.

"Pemeliharaan rutin memang tidak bisa sesempurna pemeliharaan berkala. Terpenting dalam pemeliharaan rutin ini dapat memperpanjang usia umur rencana dari jalan," tutur Ramelan.

Dia menyampaikan permintaan maafnya kepada masyarakat Trenggalek. Karena keterbatasan anggaran yang dimiliki, menyebabkan pemeliharaan rutin jalan belum bisa masif.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Namun, pihaknya berkomitmen dengan cara mencicil perbaikan jalan bisa diselesaikan dengan baik pada saatnya nanti.

"Komitmen kami perbaikan akan tetap dilakukan dengan cara mencicil di beberapa titik, nantinya akan selesai," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.