Senin, 22 Jun 2026 04:21 WIB

Pengunjung Telaga Sarangan Magetan Membeludak, 4 Jalur Masuk Alternatif Gunakan Sistem Buka-Tutup

Antrean pengunjung wisata Telaga Sarangan di ruas alternatif Cemoro Sewu, Magetan. (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Antrean pengunjung wisata Telaga Sarangan di ruas alternatif Cemoro Sewu, Magetan. (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengunjung tempat wisata Telaga Sarangan, Magetan saat libur Lebaran 2023 membeludak. Petugas keamanan pariwisata menerapkan buka tutup jalur masuk ke Telaga Sarangan, Senin (24/4/2023).

Sistem buka-tutup 4 jalur masuk wisata Telaga Sarangan tersebut guna mengurai kepadatan pengunjung, dan sebagai langkah antisipasi penumpukan pengunjung ketika antre tiket.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Empat jalur tersebut diantaranya di Jalur masuk Mojosemi, Pos Pandoran dan di Jalan Wolo Sarangan, serta pada Jalur Cemoro Sewu.

Petugas keamanan pariwisata Telaga Sarangan, Alvian Kurniadi mengatakan buka-tutup jalur masuk diberlakukan selama 30 menit sampai dengan 1 jam.

"Situasinya di dalam banyak pengunjung, padat dan puncak paling banyak pengunjung ya di hari ini," ungkap Alvian kepada jatimnow.com, Senin (24/4/2023).

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Titik Rawan Laka dan 3 Area Macet di Bojonegoro

Menurut Alvian, sebanyak 4 jalur masuk lokasi wisata semuanya dilakukan buka tutup antrean pengunjung, untuk kendaraan roda 4 dan roda 2.

"Ini sebagai antisipasi crowded di gerbang masuk lokasi wisata, terutama saat penarikan retribusi parkir dan tiket," jelasnya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Jalur roda 4, lanjut Alvian, masuknya ada di jalur alternatif Mojosemi, Pos Pandoran, dan Jalan Wolo Sarangan. Sedangkan di jalur masuk Cemoro Sewu ini, khusus untuk roda 2.

"Jalur Comoro Sewu hanya khusus roda 2 saja, dan untuk roda 4 ada di jalur masuk Mojosemi, Pos Pandoran, dan Jalan Wolo Sarangan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.