Selasa, 16 Jun 2026 14:30 WIB

Ketika Djoni Liem, Pejuang Veteran Bicara Soal Capres-Cawapres RI

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Agu 2018 15:23 WIB
Djoni Liem saat memperagakan semburan mulut berbisa/Foto: Narendra Bakrie
Djoni Liem saat memperagakan semburan mulut berbisa/Foto: Narendra Bakrie

jatimnow.com - Dalam upacara HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Pasar Atom Mal Surabaya, Jumat (17/8/2018) pagi, hadir sosok Pejuang Veteran Djoni Matius yang akrab disebut Djoni Liem. Sersan Mayor KKP (Purn.) ini, namanya mendunia dengan semburan mulut berbisanya. 

Usai mengikuti upacara, Djoni Liem bicara soal Capres-Cawapres. Pria yang saat ini berumur 84 tahun itu mengatakan, siapapun capres-cawapresnya (Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sadiaga) tidak masalah. Yang penting bisa membawa Indonesia lebih baik. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Nah, terkait siapa yang bakal memenangkan Pilpres 2019 mendatang, Djoni Liem menyebut biarlah rakyat yang memilih, tidak boleh dipaksa. Yang terpenting siapapun yang terpilih bisa menyejahterakan rakyat dan bisa membawa pembangunan yang lebih baik. 

"Indonesia dipimpin Sipil maupun Militer, sama saja. Yang penting mana yang terbaik," tegas pria yang juga mengaku menjadi Mantan Anggota Pasukan Pengamanan Presiden Soekarno ini. 

Dalam acara peringatan Kemerdekaan RI kali ini, Djoni Liem juga memperagakan aksinya menyemburkan sebuah jarum dari mulutnya. Jarum itu melesat dalam hitungan detik dan menancap di batang pohon yang berjarak sekitar 5 meter di depannya. 

Baca juga: Warga Keturunan Tionghoa Semarakkan Kemerdekaan di Pasar Atom

Di acara ini, Djoni Liem juga menjadi rebutan hampir semua peserta upacara yang hadir. Mereka meminta berfoto bersama Djoni Leim.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sejumlah warga Keturuan Tionghoa nampak antri untuk mengabadikan pertemuan mereka dengan Djoni Liem. Meski sudah berumur, Djoni nampak masih sehat dan sabar melayani ajakan foto tersebut. 

Sekedar diketahui, Djoni Liem merupakan pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 3 April 1934 silam. Dia merupakan seorang Purnawirawan TNI Angkatan Laut berdarah Tionghoa dengan nama aslinya Liem Wong Siu. Ia merupakan salah satu tokoh dalam Operasi Dwikora bersama Kapten KKO Winanto Komandan IPAM saat itu). 

Saat ini Djoni tinggal bersara istrinya bernama Djeni Nani yang memiliki nama Tionghoa Tan Mei Hiang asli dari Singapura. Saat ini mereka tinggal di Jalan Kembang Kuning Kulong Gg. Besar 18 Surabaya. 

Djoni Liem berasal dari Satuan Intai Amfibi Korps Marinir dengan julukan "Semburan Mulut Berbisa". Sebab, Djoni bisa meluncurkan jarum, mata kail pancing, silet dan beras dari mulutnya dengan jarak sekitar 30 meter. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

Reporter : Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.