Selasa, 16 Jun 2026 15:03 WIB

Tumpukan Sampah di Ponpes Kediri Meledak, 2 Santri Tergeletak

Olah TKP ledakan petasan di pondok pesantren Kediri. (Foto: Polres Kediri for jatimnow.com)
Olah TKP ledakan petasan di pondok pesantren Kediri. (Foto: Polres Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Tumpukan sampah di Pondok Pesantren Sabilil Huda, Dusun Bukaan, Desa Keling, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri meledak, Senin (17/4/2023) dini hari. Dua santri terluka cukup parah dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kasi Humas Polres Kediri AKP Uji Langgeng mengatakan, peristiwa itu sempat mengagetkan warga setempat yang mendengar suara ledakan keras dari Pondok Pesantren Sabilil Huda. Warga kemudian mendatangi pondok dan melihat dua santri berinisial UM (15) dan MAH (18) dalam keadaan tergeletak di area teras. Meski demikian, kondisi keduanya tersebut masih sadar.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Selanjutnya, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Kediri untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

"Anggota Polsek Kepung mendapat laporan kejadian tersebut langsung menuju ke lokasi kejadian," kata Uji, Senin (17/4/2023).

Polsek Kepung datang bersama Tim Inafis Polres Kediri untuk langsung untuk melakukan oleh TKP.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, diketahui sebelum kejadian kedua pemuda itu sedang membersihkan sampah di area pondok pesantren. Mereka tidak menyangka jika di tumpukan tanah ada serbuk obat petasan sehingga pada saat sampah terbakar tiba-tiba meledak.

"Ledakan itu diduga dari obat mercon yang dikubur di tumpukan tanah tempat sampah," ungkapnya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan di sekitar di lokasi kejadian petugas mengamankan barang bukti tanah yang bercampur serbuk diduga obat petasan, serpihan kertas sebagai alat untuk membuat petasan.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

"Ada juga kertas yang sudah digunting, gulungan kertas, kayu papan, cater, gunting, lem kertas, ranting bambu dan serbuk petasan di bungkus kertas," tandasnya.

Saat ini korban masih dirawat intensif di RSUD Kabupaten Kediri sementara polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.