Sabtu, 20 Jun 2026 06:46 WIB

Bejat! Pekerja Hiburan Malam di Surabaya Hamili Anak Kandung

Ilustrasi: jatimnow.com
Ilustrasi: jatimnow.com

jatimnow.com - Kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Surabaya. Kini seorang ayah kandung berinisial FG (34) yang indekos di kawasan Sawahan, tega menggauli anak kandungnya yang masih berusia 14 tahun.

Aksi bejat sang ayah, yang kesehariannya bekerja di rumah hiburan malam itu, membuat korban mengalami traumatik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), AKP Wardi Waluyo mengatakan aksi itu dilakukan di rumah kos pelaku, yang ditinggali bersama ibu tiri dan saudara tirinya.

"Kejadian pada Januari lalu. Tersangka yang tinggal bersama istri baru dan anaknya ini menunggu kondisi sepi untuk melancarkan aksi," ujar AKP Wardi, Sabtu (15/4/2023).

Saat semua tertidur, tersangka menuju kamar anak kandungnya atau korban kemudian melakukan pencabulan. Korban yang masih duduk di bangku SMP itu, tidak berani melawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Tersangka mengancam korban hingga akhirnya korban ketakutan," kata Wardi.

Aksi tersangka terbongkar setelah korban ditanya gurunya. Ini dikarenakan korban nampak lebih pendiam. Hingga ia mengaku jika menjadi korban pencabulan bapak kandungnya.

Kabar ini sampai ke ibu kandung korban yang memang sudah pisah dan tinggal di tempat lain.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Laporan ini kami tindaklanjuti dan akhirnya kami tangkap (pelaku) setelah semua bukti kami amankan," tuturnya.

Keterangan tersangka, ia baru bertemu dengan korban saat sudah kelas VI Sekolah Dasar (SD). Usai ia bercerai dengan istri pertamanya dan memiliki anak, mereka tidak pernah bertemu. Korban tinggal bersama ibu kandungnya hingga akhirnya diajak tersangka.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.