Selasa, 16 Jun 2026 06:14 WIB

Armada Bus Trans Jatim Ditambah, Penumpang Kian Mudah Bayar dengan QRIS

Tambahan armada bus Trans Jatim (Foto-foto: Bank Jatim for jatimnow.com)
Tambahan armada bus Trans Jatim (Foto-foto: Bank Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menambah armada Bus Trans Jatim koridor I rute Sidoarjo-Surabaya-Gresik di kantor Bupati Gresik. Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Direktur IT & Digital Bank Jatim Zulhelfi Abidin mengungkapkan, masyarakat yang ingin menggunakan transportasi bus Trans Jatim bisa semakin mudah. Sebab, pembayarannya sudah bisa menggunakan QRIS Bank Jatim.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

”Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Dishub Jatim memberikan support alat pembayaran secara nontunai, yaitu QRIS. Praktis, tinggal buka JConnect dan scan barcode QRIS Bank Jatim," ungkap Zulhelfi, dalam siaran resminya, Sabtu (15/4/2023).

Ia menambahkan, Bank Jatim akan terus mendukung program-program yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur demi kemudahan masyarakat.

"Hal ini juga sejalan dengan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia, sehingga bisa memudahkan penumpang maupun operator bus,” imbuh dia.

Pihaknya juga menegaskan, sistem pembayaran non tunai ini menjadi kebutuhan Dishub untuk memudahkan masyarakat dan dapat langsung masuk rekening secara realtime, sehingga lebih efisien dari segi waktu dan tenaga.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Ia juga membeberkan, QRIS Bank Jatim terus mengalami perkembangan yang pesat. Sepanjang tahun 2022, telah digunakan oleh 62.500 user dengan nominal transaksinya mencapai Rp303 miliar.

”Kami tak henti-hentinya akan terus mengembangkan pembayaran digital demi mendukung percepatan digitalisasi. Semoga lewat kegiatan ini Bank Jatim dapat terus menjadi mitra kerja yang baik bagi Pemprov Jawa Timur serta semua produk dan layanannya dapat bermanfaat bagi semua nasabah,” tandasnya.

Sementara Gubernur Khofifah menjelaskan, armada yang ditambah sebanyak 10 unit untuk operasional dan satu unit bus cadangan. Sebelumnya, hanya terdapat 20 unit operasional dan 2 unit cadangan untuk koridor I.

”Dengan penambahan ini maka total armada menjadi 30 unit operasional dan 3 unit cadangan," kata Khofifah.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

Pihaknya berharap, angkutan massal Trans Jatim dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi.

”Load factor Trans Jatim ini cukup tinggi di atas 100%. Jadi dengan adanya penambahan armada, waktu tunggu penumpang yang sebelumnya 30 menit dapat dipangkas menjadi 15 menit. Kemudian yang biasanya menunggu 15 menit bisa jadi 10 menit,” papar Khofifah.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.