Rabu, 22 Jul 2026 08:09 WIB

Ajinomoto Proyeksikan Kemasan Produk Ramah Lingkungan, Kepo?

Demo pemanfaatan sampah plastik dari Ajinomoto (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Demo pemanfaatan sampah plastik dari Ajinomoto (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Ajinomoto Indonesia menggenjot upaya pengurangan plastik yang selama ini digunakan pada bahan pembungkus produk. Tujuannya mencapai konsep ramah lingkungan yang ditargetkan pada 2030.

Konsep ini, merupakan upaya kolaborasi antara PT Ajinomoto dengan Pemkot Surabaya untuk mengurangi limbah plastik di Kota Pahlawan.

Baca Juga: MPLS Berbeda, Siswa SMAN 1 Mantup Lamongan Teliti Mikroplastik di Sekolah

"Konsep ramah lingkungan sudah ada, kami memiliki target 2030 untuk mengurangi penggunaan plastik di kemasan kami," kata Direktur PT Ajinomoto Indonesia Yudho Koesbandryo di Gedung Seni Pandan Sari, Kandangan Surabaya, Jumat (14/4/2023).

Proses peralihan dari plastik kemasan ke bahan ramah lingkungan kini tengah dilakukan secara bertahap, melalui proses riset untuk mengetahui efektivitas penerapannya.

Di sisi lain, riset tersebut untuk mengetahui jenis bahan ramah lingkungan yang cocok digunakan sebagai kemasan produk.

"Arahnya seperti itu, salah satunya kertas tetapi mungkin ada yang lain juga. Kami sedang riset apakah mungkin kami pakai," ujarnya.

Yudho mengaku saat ini bahan kemasan produk Ajinomoto sudah menggunakan jenis degradable material atau bahan yang mudah terurai oleh mikroorganisme. Alhasil, pemanfaatan plastik mampu ditekan hingga 30 persen.

"Sekitar 30 persen sudah mengurangi penggunaan plastik pada produk, seperti salah satu produk kami yang kemasan 100 gram itu, 30 persen sudah kertas," ujarnya.

Sebagai langkah sosialisasi, kemasan dengan bahan ramah lingkungan itu terlebih dahulu dipasarkan di pasar modern. Namun, tak menutup kemungkinan hal serupa bakal menyasar pasar tradisional.

"Percobaannya ke pasar modern, seperti mini market dan super market. Tetapi ke depan, kami ingin masuk ke pasar tradisional, seperti Pasar Sememi," ucapnya.

Baca Juga: 600 Siswa SDIT El Haq Ikuti Microplastic Journey, Perkuat Sekolah Bebas Plastik

Selain plastik, kawasan pabrik perusahaan asal Jepang itu juga tengah menggecarkan pengurangan pelepasan senyawa karbon dioksida saat proses produksi berjalan.

"Kami juga bergerak menekan dan mengurangi pelepasan CO2 dari operasional perusahaan kami dengan mulai menggunakan biomassa untuk mengurangi pelepasan suhu," katanya.

Guna memaskimalkan target pada 2030, pihaknya menggelar sosialisasi kepada para ibu-ibu yang ada di wilayah Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo melalui program "Ngabuburit Ramah Lingkungan" di Gedung Seni Pandan Sari, terkait manajemen sampah plastik.

"Di Pasar Sememi progres bagus, sekarang sampah plastik yang dikumpulkan meningkat. Kami baru beroperasi 2-3 bulan, peningkatan lumayan bagus sekitar 600-800 kilo per bulan," ujarnya.

Program daur ulang sampah plastik itu juga membuka peluang menghadirkan pendapatan.

Baca Juga: Ajinomoto Fasilitasi Sertifikasi Halal 500 UMKM Jabar dan Jatim

Pasalnya, setiap satu kilogram sampah plastik bakal dihargai sebesar Rp800. Sedangkan kemasa Ajinomotor sebesar Rp1.000 per kilogram sampah plastik. Pembayarannya dilakukan melalui sistem elektronik.

"Jadi Rekosistem punya sistem manajemennya, mereka menerima, melakukan pemilahan, kemudian ada yang di utilisasi untuk jadi pelet plastik, jadi di daur ulang," ucapnya.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.