Selasa, 23 Jun 2026 04:51 WIB

Janda Muda di Tuban Ngaku Jadi Korban Dukun Pengganda Uang

Ernawati, janda muda korban penipuan dukun pengganda uang bersama kuasa hukumnya Nur Aziz saat melapor di Polres Tuban (Foto: Agus for jatimnow.com)
Ernawati, janda muda korban penipuan dukun pengganda uang bersama kuasa hukumnya Nur Aziz saat melapor di Polres Tuban (Foto: Agus for jatimnow.com)

jatimnow.com - Janda muda bernama Ernawati, asal Desa Latsari, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban mengaku jadi korban penipuan dukun bermodus penggandaan uang.

Janda berusia 36 tahun itu mengadukan dukun berinisial SUG (62) dan istrinya SUR (60), asal Jatirogo ke Satreskrim Polres Tuban, Rabu (12/4/2023).

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Kuasa Hukum Erna, Nur Azis mengungkapkan, dugaan penipuan itu sudah terjadi sejak Tahun 2017. Saat itu kliennya mendatangi rumah SUG untuk berkonsultasi terkait usahanya.

Kemudian oleh SUG, Erna diminta untuk menyerahkan sejumlah uang, dengan dalih usahanya lancar dan uangnya semakin berlipat ganda.

"Di sana klien kami disuruh melakukan ritual berupa mandi kembang sebagai syarat. Tujuannya katanya untuk membuka aura. Juga menyerahkan sejumlah uang tunai, senilai Rp500 juta dan Rp50 juta, tepatnya pada Juli 2017," ungkap Aziz.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

Setelah menjalani ritual mandi kembang dan diyakinkan oleh sang dukun, lanjut Aziz, Erna setiap minggunya terus menitipkan uang, dengan nominal antara Rp10 juta sampai dengan Rp30 juta.

"Menurut pengakuan klien kami, setelah mandi kembang seperti tidak bisa berfikir jernih, sehingga menurut untuk terus menitipkan uang. Hingga total uang yang dititipkan klien Kami kepada SUG hingga Januari 2022 kurang lebih Rp4,2 miliar," bebernya.

Baca Juga: SMK Ma'arif Jatim Siap Cetak Generasi Unggul

Menurut Aziz, berdasarkan pengakuan SUG, uang yang telah diserahkan Erna itu sudah dibelikan sejumlah aset, meliputi tanah dan bangunan rumah, kandang ayam dan mobil.

"Saat diminta, sejumlah aset yang diduga dibeli dari uang yang didapatkan dari klien kami tersebut masih dikuasai oleh SUG dan istrinya. Atas hal itu sehingga patut diduga mereka telah melakukan penipuan atau penggelapan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.