Minggu, 26 Jul 2026 20:33 WIB

SMK Ma'arif Jatim Siap Cetak Generasi Unggul

Prosesi pengukuhan MKKS SMK Ma'arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur di Tuban, Rabu (29/10/2025). (Foto/jatimnow.com)
Prosesi pengukuhan MKKS SMK Ma'arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur di Tuban, Rabu (29/10/2025). (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur periode 2025-2028 resmi dikukuhkan dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung di Tuban, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengokohkan sinergitas antara SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren se-Jawa Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja).

Baca Juga: Bapak dan Anak Pengasuh Ponpes di Malang Ditangkap, Diduga Lecehkan Santriwati

Acara tersebut dihadiri oleh para kepala SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren se-Jawa Timur serta sejumlah tamu undangan.

Ketua MKKS SMK Ma'arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur, Rohmad Sampurno, menegaskan bahwa sinergi yang kuat antar lembaga diharapkan mampu mendidik generasi muda dengan akhlak, kompetensi, dan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Aswaja.

"Anak-anak harus melalui proses pendidikan yang berkualitas di SMK Ma’arif masing-masing, kemudian diuji melalui uji kompetensi di SMK sebagai bentuk penilaian ketercapaian kompetensi selama proses belajar," paparnya.

Rohmad menambahkan, MKKS SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur siap bersinergi dalam penyerapan lulusan dan penguatan link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Baca Juga: Muharram Camp BSI Maslahat Bekali Anak Yatim Mental dan Spiritual

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren di Jawa Timur dapat terus berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, serta berakhlakul karimah," terangnya.

Wakil Ketua PW LP Ma’arif Jawa Timur, Prof Evi Fatimatur Rusdiyah, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan mutu pendidikan vokasi Ma’arif.

"Kami sudah menjalin kerja sama dengan Kadin Jawa Timur dan berbagai mitra industri. Semua ini untuk membuka peluang kerja bagi alumni SMK Ma’arif dan Pondok Pesantren,” ujarnya.

Baca Juga: Ecoton Edukasi Santri Jember soal Deforestasi, Mikroplastik, dan Zero Waste

Evi juga mengajak seluruh kepala sekolah dan guru SMK Ma’arif maupun SMK Pondok Pesantren untuk aktif bergabung dalam program-program PW LP Ma’arif Jawa Timur, termasuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Ma’arif.

"Kalau kita bekerja sendiri, hasilnya tidak akan maksimal. Tapi kalau kita bekerja bersama, beban terasa ringan. Mari satukan visi, kuatkan barisan, agar lulusan kita benar-benar siap menghadapi dunia kerja dan membawa kesejahteraan bagi keluarga serta masyarakat," tutupnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.