Kamis, 11 Jun 2026 15:59 WIB

SMK Ma'arif Jatim Siap Cetak Generasi Unggul

Prosesi pengukuhan MKKS SMK Ma'arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur di Tuban, Rabu (29/10/2025). (Foto/jatimnow.com)
Prosesi pengukuhan MKKS SMK Ma'arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur di Tuban, Rabu (29/10/2025). (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur periode 2025-2028 resmi dikukuhkan dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung di Tuban, Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengokohkan sinergitas antara SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren se-Jawa Timur dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja).

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Acara tersebut dihadiri oleh para kepala SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren se-Jawa Timur serta sejumlah tamu undangan.

Ketua MKKS SMK Ma'arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur, Rohmad Sampurno, menegaskan bahwa sinergi yang kuat antar lembaga diharapkan mampu mendidik generasi muda dengan akhlak, kompetensi, dan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Aswaja.

"Anak-anak harus melalui proses pendidikan yang berkualitas di SMK Ma’arif masing-masing, kemudian diuji melalui uji kompetensi di SMK sebagai bentuk penilaian ketercapaian kompetensi selama proses belajar," paparnya.

Rohmad menambahkan, MKKS SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren Jawa Timur siap bersinergi dalam penyerapan lulusan dan penguatan link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan SMK Ma’arif dan SMK Pondok Pesantren di Jawa Timur dapat terus berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, serta berakhlakul karimah," terangnya.

Wakil Ketua PW LP Ma’arif Jawa Timur, Prof Evi Fatimatur Rusdiyah, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan mutu pendidikan vokasi Ma’arif.

"Kami sudah menjalin kerja sama dengan Kadin Jawa Timur dan berbagai mitra industri. Semua ini untuk membuka peluang kerja bagi alumni SMK Ma’arif dan Pondok Pesantren,” ujarnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Evi juga mengajak seluruh kepala sekolah dan guru SMK Ma’arif maupun SMK Pondok Pesantren untuk aktif bergabung dalam program-program PW LP Ma’arif Jawa Timur, termasuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Ma’arif.

"Kalau kita bekerja sendiri, hasilnya tidak akan maksimal. Tapi kalau kita bekerja bersama, beban terasa ringan. Mari satukan visi, kuatkan barisan, agar lulusan kita benar-benar siap menghadapi dunia kerja dan membawa kesejahteraan bagi keluarga serta masyarakat," tutupnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.