Jumat, 12 Jun 2026 10:38 WIB

Titik Rawan dan Macet di Jombang yang Wajib Diketahui Pemudik

Tim gabungan melakukan pengecekan jalur mudik di Mojotrisno, Mojoagung. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Tim gabungan melakukan pengecekan jalur mudik di Mojotrisno, Mojoagung. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Arus mudik Lebaran yang tinggal menghitung hari menjadikan Pemerintah Kabupaten Jombang sibuk. Masalahnya Kota Santri itu kerap dijadikan perlintasan kendaraan ke berbagai kota selama arus mudik dan balik.

Bisa dipahami lantaran Jombang menjadi kota penghubung lintas provinsi, baik dari Surabaya-Solo-Yogyakarta maupun Solo-Madiun-Semarang. Dua jalur tersebut dipastikan melintasi Jombang, baik jalur tol maupun jalan umum.

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Itu sebabnya, stakeholder yang meliputi Satlantas Polres Jombang, Dinas Perhubungan Jombang, Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, dan Satpol PP Jombang, melakukan pengecekan jalur mudik Lebaran. Hal ini dilakukan untuk memberi kenyamanan dan keamanan kepada pemudik yang melintas.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto mengatakan, pemudik yang melintas di jalur alternatif maupun jalan raya di Kabupaten Jombang, wajib mengetahui titik macet dan rawan kecelakaan.

"Titik rawan-rawan laka di Jombang ini ada dua. Yakni di Mojoagung dan termasuk di Perak," katanya, Rabu (12/4/2023).

Meski demikian, sambung Rudi, pemudik tak perlu khawatir lantaran sejumlah petugas baik dari Polri maupun TNI, beserta dinas terkait akan melakukan penjagaan.

Baca Juga: Pemkab Jombang, Nganjuk dan Kediri Lobi Pusat Terkait Rencana Flyover Mengkreng

"Kami menempatkan anggota bando meda, dengan turjawali. Selain itu, kami juga koordinasi bersama Dishub, Satpol PP, termasuk semua nanti di sini akan jadi tanggung jawab bersama, untuk mengantisipasi titik-titik yang rawan laka," paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jalur yang ada di Kabupaten Jombang sangatlah banyak. Mulai dari jalur tol, jalur alternatif hingga jalur lainnya yang bisa dilewati pemudik.

Namun demikian, ia menyebut titik kemacetan yang paling utama dan menjadi prioritas pantauan adalah jalur Mengkreng.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Titik kemacetan utama yang kita waspadai adalah di jalur Mengkreng, selanjutnya ada di Sembung, kemudian Sambong. Titik berikutnya di perlintasan Jatipelem, termasuk di simpang empat pos kota atau simpang empat KA stasiun, dan terakhir di Mojoagung," terangnya.

Untuk itu, stakeholder Pemkab Jombang melakukan pola maupun rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di sejumlah titik yang dianggap rawan.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.