Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Petugas Gabungan di Trenggalek Temukan Produk Tanpa Masa Kedaluwarsa

Petugas saat melakukan sidak makanan dan minuman di toko modern. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan sidak makanan dan minuman di toko modern. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petugas gabungan yang terdiri atas Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinkes P2KB), Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomindag), Satpol PP, Prokopim serta Polres Trenggalek menggelar sidak makanan dan minuman di beberapa toko modern.

Hasilnya petugas gabungan lagi-lagi mendapati produk pangan yang belum tercantum masa kedaluwarsa. Hasil temuan itu membuat petugas mendesak pemilik toko modern untuk menarik produk makanan yang diketahui kedaluwarsa.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Sidak mamin ini dilakukan untuk memastikan produk makanan dan minuman (mamin) aman dikonsumsi jelang Hari Raya Idul Fitri.

Pengawas Farmasi dan Pangan, Dinkes P2KB Trenggalek, Sigit Sulistyono mengatakan, bahwa sidak mamin dilakukan pada empat toko modern di Trenggalek. Petugas melakukan pengecekan kondisi mamin serta masa kadaluarsa.

Dari tiga toko modern yang dilakukan secara acak, ditemukan produk makanan yang masih belum mencantumkan masa kadaluarsa. Padahal, pencantuman masa kadaluarsa ini menjadi sangat penting, untuk melindungi kesehatan masyarakat.

"Kami menemukan empat produk makanan yang belum mencantumkan masa kedaluwarsanya," ujarnya, Senin (10/04/2023).

Sidak mamin diperlukan untuk melindungi konsumsi dan kesehatan masyarakat. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)Sidak mamin diperlukan untuk melindungi konsumsi dan kesehatan masyarakat. (foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Sigit mengungkapkan, banyak produk mamin dari UMKM di toko modern yang sudah baik dalam pengemasan. Selain kemasan yang menarik, dari sisi keamanan pangan sudah baik.

Pengusaha sudah mencantumkan komposisi serta izin produksi dan masa kedaluwarsa dalam kemasan tersebut.

Tindak lanjut atas hasil temuan ini, Sigit meminta kepada pemilik toko modern untuk menarik produk yang tidak memiliki masa kadaluarsa dari etelase. Selanjutnya, produk bisa dikembalikan ke produsen untuk dilakukan perbaikan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Kami juga menemukan produk makanan kaleng yang kondisi kemasannya penyok. Kami juga meminta agar pihak toko bisa menyimpan makanan dengan baik," paparnya.

Petugas tidak segan menindak tegas jika masih ditemukan produk tidak layak jual terpajang di etalase toko. Apabila ditemukan produk kedaluwarsa, barang tersebut akan dimusnahkan. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kalau makanan kedaluwarsa biasanya kami minta untuk dimusnahkan. Tapi kami masih belum menemukannya," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.