Kamis, 18 Jun 2026 23:09 WIB

Cerita Mad Pulang dan Pergi Sampang-Surabaya Demi Mengais Rezeki Penukaran Uang Baru

Mad, asal Sampang saat membuka lapak penukaran uang baru di Jalan Bubutan, Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Mad, asal Sampang saat membuka lapak penukaran uang baru di Jalan Bubutan, Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Jasa penukaran uang baru di jalanan Kota Surabaya mulai menjamur jelang lebaran 2023 atau Idul Fitri 1444 Hijriah.

Dari pantauan jatimnow.com, para penyedia jasa penukaran uang baru berjajar di sepanjang Jalan Bubutan hingga Jalan Pahlawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Salah satunya adalah Madfuri (40), asal Sampang, Madura. Dia mengaku sudah menggeluti bisnis musiman itu dalam 4 tahun terakhir.

"Sudah empat tahun, sebagai sampingan, sembari mengisi waktu luang. Kalau di rumah tidak ada kerjaan," ujar Madfuri kepada jatimnow.com, di Jalan Bubutan, Jumat (7/4/2023)

Menurut Mad, membuka lapak jauh-jauh hari sebelum lebaran, bertujuan untuk meraup untung yang lebih banyak, dari modal Rp50 juta yang ia keluarkan.

"Mangkalnya selalu di sini. Buka lebih awal ini dengan maksud agar untung juga lebih banyak. Sedangkan harapan lain, memperoleh langganan," paparnya.

Mad mengaku, setiap ramadan tiba, dia pulang-pergi dari dari Sampang ke Surabaya setiap hari, untuk membuka lapak.

"Saya pulang pulang pergi dari Sampang, jam 7 pagi sampai di sini (Surabaya) dan pulang ke Sampang setelah maghrib, begitu setiap hari," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara bila dirinci, hasil dari penukaran uang baru itu, Mad menyebut dalam pecahan senilai Rp100 ribu, dia mematok jas tukar Rp10 ribu.

Jadi bila ditotal dari modal Rp50 juta, kalau pecahan uang barunya ludes, maka Mad bisa mengantoni untung total Rp5 juta.

"Mulai dari nilai pecahan per Rp100 ribu bagi yang ingin menukarkan uang baru ini terkena banderol Rp10 ribu," ungkap bapak tiga anak tersebut.

Sedangkan pecahan uang baru di lapak milik Mad ini yang tersedia di antaranya Rp2 ribu, Rp5 ribu, Rp10 ribu, dan Rp20 ribu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari sehari, lanjut Mad, uang baru yang tertukar bisa Rp3 juta. Bahkan ketika ramai, seperti saat weekend, bisa mencapai Rp5 juta per hari.

"Keluhan pasti ada, terutamanya saat hujan dan adanya rasa was-was. Soalnya membawa uang yang banyak," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.