Minggu, 21 Jun 2026 07:38 WIB

20 Tahun Anak Terkontaminasi Lagu Dewasa, Pemerintah Turun Tangan

Penampilan lagu anak-anak di Balai Pemuda Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Penampilan lagu anak-anak di Balai Pemuda Surabaya (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kemendikbudristek membuat gerakan nasional cinta lagu anak yang disosialisasikan melalui pentas seni keliling daerah.

Kepala Subdirektorat Seni Pertunjukan Direktorat Kesenian Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek Edi Irawan mengatakan sosialisasi yang dilakukan ini bertujuan untuk memperkuat lagu-lagu anak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Memang kajian kita selama 20 tahun terakhir kekurangan lagu anak sesuai tumbuh kembang anak. Bahkan disuguhi anak-anak masih kecil yang menyanyikan lagu orang dewasa yang tidak sesuai dengan psikis," kata Edi kepada wartawan saat menggelar sosialisasi Kita Cinta Lagu Anak (KILA) di Balai Budaya Alun-Alun Surabaya, Kamis (6/4/2023) malam.

Tujuan kedua adalah untuk mereduksi kebudayaan anak-anak saat ini yang terlalu cepat untuk mendengar lagu-lagu dewasa. Akibatnya tumbuh kembang psikologi anak menjadi kurang sehat.

Di tahun keempat KILA ini, sudah ada 16 lagu anak yang diproduksi dan dengan aransemen masa kini. Agar bisa menarik kesukaan anak-anak sesuai dengan usianya.

"Ternyata ga cuma lagunya (anak) yang ga ada. Tapi pencipta lagunya juga minim, Ibu Sud dan lainnya udah ga ada. Ditambah lagi, semakin surut idola-idola cilik. Jadi kegiatan KILA yang paling inti adalah lomba cipta lagu, menyanyinya, aransemen," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia berharap, dengan pesan yang ada dalam lirik lagu-lagu anak bisa menumbuhkan kepribadian anak. Meskipun lagunya sederhana, tapi lagunya kekinian dan memiliki makna.

"Kalau terus lagunya seperti dulu, orang ga suka. Bagaimana agar suka, makanya ada lomba aransemen. Semua lagu-lagu tadi pesannya tentang guru, persahabatan, lingkungan, dan orang tua. Salah satu target kita agar anak-anak ikut lomba menyanyi tahun ini," urainya.

Pihaknya bersama Pemkot Surabaya melakukan sosialisasi selama 3 hari sejak tanggal 3-5 April. Adapun 15 PAUD dan SD yang didatangi dan mendatangkan 600 guru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Edi berharap, pemerintah kabupaten dan kota sebagai penanggungjawab sekolah tingkat PAUD dan SD untuk membiasakan pemutaran lagu anak ke para siswanya.

"Bagaimana lagu yang layak penuh dengan pesan moral. Pada saatnya, kita ingin ini jadi gerakan nasional," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.