Selasa, 16 Jun 2026 08:55 WIB

Bayi Meninggal Dunia Pascaimunisasi di Trenggalek Diautopsi

Proses otopsi yang dilakukan di komplek TPU Gunung Cilik. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Proses otopsi yang dilakukan di komplek TPU Gunung Cilik. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tim Kedokteran Polisi (Dokpol) Polda Jatim melakukan pembongkaran makam jenazah bayi yang meninggal usai mendapatkan imunisasi di Trenggalek. Hal ini untuk keperluan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian bayi tersebut.

Jenazah bayi berusia 5 bulan ini dimakamkan di TPU Gunung Cilik, Kelurahan Surondakan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino mengatakan, kegiatan autopsi ini merupakan salah satu rangkaian upaya penyelidikan yang dilakukan dalam kasus kematian bayi usai mendapatkan imunisasi. Proses autopsi dilakukan oleh Tim Dokpol Polda Jatim di area pemakaman.

"Autopsi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian bayi tersebut," ujarnya, Rabu (05/04/2023).

Alith belum bisa memastikan berapa lama hasil autopsi akan keluar. Nantinya tim Dokpol Polda Jatim akan melaporkan hasilnya jika sudah rampung.

Sebanyak 12 saksi telah diminta keterangannya terkait kasus ini. Meski begitu polisi masih belum bisa memutuskan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Ini masih kita lakukan proses penyelidikan, sudah 12 saksi yang kita minta keterangannya," tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim menambahkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan saat ini sudah ada temuan sementara. Akan tetapi pihaknya akan meminta pendapat hukum dari dari salah satu universitas di Jawa Timur terkait temuan yang didapat.

"Kami masih meminta legal opinion dari salah satu kampus atas temuan sementara kami," pungkasnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Sebelumnya, Mukono (46) bersama dengan istrinya yang berasal dari Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek membuat laporan ke Mapolres Trenggalek, terkait kematian bayinya usai mendapatkan suntikan imunisasi. Bayi berusia 5 bulan ini mengalami demam tinggi setelah disuntik. Pihak Dinas terkait juga melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.