Senin, 15 Jun 2026 22:34 WIB

Pemprov Jatim Gandeng Belanda Kembangkan Wisata Sejarah

Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken (kiri) bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken (kiri) bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemprov Jatim menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Kerajaan Belanda. Hal itu terlihat dalam kunjungan Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken, di Surabaya, Selasa (4/4/2023).

Dalam pertemuan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak kepada Belanda untuk pengembangan wisata air yang memiliki hubungan erat dengan sejarah keberadaan Belanda saat itu.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Di bagian belakang Benteng Pendem Van Den Bosch Ngawi, ada titik yang terkoneksi dengan pelabuhan (Sungai Bengawan Solo) yang menjadi jalur pengiriman rempah-rempah ke Belanda. Jika ini di-support dengan kemampuan manajemen air yang luar biasa (dari) Belanda bisa untuk wisata air hingga ke kawasan Trinil," ucap Khofifah di Grahadi.

Upaya ini, lanjut Khofifah, karena pihaknya menjadwalkan bahwa wisata Benteng Pendem Van Den Bosch di Ngawi bisa segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu lokasi wisata sejarah dengan keanekaragaman potensi alamnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Arsitekturnya luar biasa, sekarang sudah selesai 100 persen. Ada area yang sangat langka di dunia perkebunan edelweis, dan kebun teh, ini akan menjadi destinasi wisata yang sangat indah," jelas Khofifah.

Sementara Wakil Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Ardi Stoios-Braken, menambahkan kerjasama kali ini juga cukup menguntungkan bagi Belanda karena bisa mendapat sisi edukasi dibidang ilmu sejarah.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Kami ingin mendengar dari otoritas, ada peluang kolaborasi termasuk pariwisata, energi dan maritim. Selain itu, kami juga sedang dalam prosses kolaborasi bidang edukasi," ungkapnya.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.