Selasa, 16 Jun 2026 01:42 WIB

Buntut Bentrokan di Asrama, Polisi Usut Penolakan Pemasangan Bendera

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Agu 2018 14:30 WIB
Perwakilan penghuni Asrama Kalasan menyerahkan parang kepada polisi.
Perwakilan penghuni Asrama Kalasan menyerahkan parang kepada polisi.

jatimnow.com - Bentrokan antar kelompok pemuda yang terjadi di asrama pemuda Jalan Kalasan No. 10, Tambaksari, Surabaya, berbuntut panjang.

Selain menyelidiki kasus penganiayaan yang mengakibatkan salah satu orang terluka, Polrestabes Surabaya juga tengah mengusut penolakan pemasangan bendera merah putih di asrama tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga: Bentrok Antar Kelompok Pemuda Pecah di Surabaya

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, berdasarkan laporan, pemicu bentrokan itu diduga akibat ada penolakan pemasangan Bendera Merah Putih oleh penghuni asrama.

"Di wilayah Indonesia ada warga negara yang tidak mau memasang bendera merah putih," sebutnya, Kamis (16/8/2018).

Baca juga: Buntut Bentrok Antar Kelompok Pemuda, 1 Orang Dicari Polisi

"Terkait itu (penolakan pemasangan Bendera Merah Putih) akan kami dalami, kami bahas, dan jika sudah jelas, akan kami proses terpisah," sambung Rudi.

Sebab saat ini, Rudi menyebut masih fokus pada penanganan atas bentrokan tersebut yaitu pada kasus penganiayaan. Dimana pada Rabu (15/8/2018) sekitar pukul 22.00 Wib, pihaknya membawa 48 orang penghuni Asrama Kalasan ke Polrestabes Surabaya untuk proses pemeriksaan dan identifikasi.

Sementara itu, Sahura, Kepala Bidang Riset, Pengembangan dan Kerjasama LBH Surabaya membantah adanya penolakan penghuni asrama untuk memasang Bendera Merah Putih.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, pihak penghuni asrama masih melakukan musyawarah untuk melakukan segala sesuatu.

"Memang, pada tanggal 14 (Agustus 2018) kemarin, petugas Satpol PP datang ke sini memberikan surat edaran pemasang bendera. Tapi belum sempat terpasang, ada sejumlah orang dari ormas gabungan menyerbu kesini," papar Sahura saat ditemui di Asrama Kalasan.

Reporter : Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

 

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.