Jumat, 12 Jun 2026 04:07 WIB

Tips Aman Berpuasa Bagi Penderita Jantung dan Diabetes Melitus

dr. Heru Wijono, Sp.PD, FINASIM
dr. Heru Wijono, Sp.PD, FINASIM

jatimnow.com — Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya (FK Ubaya), dr. Heru Wijono, Sp.PD, FINASIM mengatakan puasa sangat baik untuk penderita jantung dan diabetes melitus karena dapat mengurangi risiko komplikasi.

Menurutnya cara berpuasa yang aman agar tetap sehat bagi para pasien ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya:

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Atur Jam Minum Obat

Bagi pasien yang mengonsumsi obat bersifat diuretik atau mendorong produksi air seni, dr.Heru menganjurkan untuk meminumnya saat berbuka puasa. Tujuannya agar cairan tubuh tidak banyak keluar saat puasa dan berakibat dehidrasi.

“Pasien juga sangat disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk mengatur dosis obat yang tepat,” ujar dr Heru, Jumat (31/3/2023).

Jenis Makanan yang Dikonsumsi

Dokter spesialis penyakit dalam itu menyebut, penderita diabetes melitus tetap boleh mengonsumsi makanan yang manis saat berbuka puasa, namun tetap harus dikontrol.

Sebaiknya, kombinasikan dengan serat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan, misalnya kurma. Selain itu, buah apel dan tomat juga sangat bagus bagi penderita diabetes melitus karena mengandung chrome dan zink yang berfungsi untuk merangsang pelepasan insulin dan kekebalan tubuh.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sedangkan, buah-buahan seperi durian, nangka, mangga, dan rambutan tidak disarankan karena mengandung kalori tinggi.

“Penderita diabetes dengan gangguan ginjal harus membatasi kalium. Pada dasarnya kalium itu juga terdapat dalam sayur maupun buah. Untuk itu, pasien perlu diskusi terkait pola makan dengan dokter keluarga,” imbuh Heru.

Bagi penderita jantung disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung natrium tinggi, seperti monosodium glutamate (MSG).

Terkait konsumsi kafein, Heru menerangkan bahwa pasien perlu berkonsultasi lebih lanjut ke dokter apakah diperbolehkan atau tidak.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

“Bila memang ingin meminum kafein, sebaiknya diminum saat buka puasa karena kafein memiliki sifat diuretik,” tambah dokter di RS Ubaya itu.

Bisa Berolahraga Sehat

Selain itu, apabila penderita jantung dan diabetes melitus ingin berolahraga saat puasa, dapat dilakukan sebelum jam tujuh pagi dan di atas jam empat sore. Nah, jenis olahraga yag disarankan meliputi olahraga ringan, misalnya jalan kaki atau bersepeda, tetapi tidak boleh lari cepat.

“Intinya, penderita jantung dan diabetes melitus tetap bisa melakukan aktivitas normal saat puasa. Namun, jangan lupa untuk menjaga kesehatan sesuai anjuran dokter,” pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.