Kamis, 18 Jun 2026 13:40 WIB

Kronologis Elpiji 3 Kg Meledak di Surabaya, Petugas Temukan 5 Tabung Gas

Petugas saat melakukan pemadaman. (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan pemadaman. (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ledakan tabung elpiji 3 kilogram di Jalan Undaan Peneleh, Surabaya, Jumat (31/3/2023) hingga menyebabkan enam orang luka bakar, disebabkan karena kebocoran regulator tabung gas.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Dedik Irianto mengatakan ledakan tabung gas itu dipicu karena ada kebocoran pada bagian regulator tabung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ledakan disebabkan kebocoran pada regulator saat proses pemasangan," kata Dedik saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (31/3/2023)

Menurut Dedik, kronologis ledakan dimulai saat proses pemasangan tabung elpiji yang habis diganti tabung baru. Sementara, masih ada kompor lain yang apinya masih menyala. Hingga api kompor itu menyambar lantas menimbulkan ledakan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jadi semua korban membuat pesanan nasi kuning dan ada tabung elpiji yang habis. Ketika hendak melakukan pergantian tabung elpiji itu untuk salah satu kompor masih menyala dan karena posisinya di lorong dapur yang empit, sehingga dengan cepat api menyambar gas bocor lantas meledak," paparnya.

Sementara, lanjut Dedik, di dalam dapur juga ditemukan sebanyak 5 buah tabung elpiji diduga turut meledak hingga menimbulkan suara ledakan beberapa kali.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Di lokasi dapur korban setelah diperiksa ada sebanyak 5 buah tabung gas elpiji," pungkasnya.

Sekadar informasi, di dalam peristiwa tersebut 6 orang mengalami luka bakar, diantaranya; M. Soewono (67), Suriyah (52), Eny Latifah (38), Yuni Lestari (30), dan Titi (68), serta satu balita umur tiga tahun. Sementara itu korban dilarikan ke RSUD Soewandi dan RSU dr Soetomo.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.